Buku ANAK MUDA &… - Dimas Oky… | Mizanstore
Ketersediaan : Tersedia

ANAK MUDA & MASA DEPAN INDONESIA

Deskripsi Singkat

Hari ini dunia tengah memasuki sebuah ^zaman bergerak^, sebuah transformasi dari generasi yang satu ke generasi selanjutnya. Ada pergeseran tradisi, kebiasaan, bahkan peradaban yang bergerak berdasarkan perkembangan teknologi informasi yang masif dan revolusioner. Peran Internet, media daring, dan aplikasi media sosial menjadi sangat dominan dan memengaruhi perilaku anak muda yang… Baca Selengkapnya...

Rp 79.000 Rp 67.150
-
+

Hari ini dunia tengah memasuki sebuah ^zaman bergerak^, sebuah transformasi dari generasi yang satu ke generasi selanjutnya. Ada pergeseran tradisi, kebiasaan, bahkan peradaban yang bergerak berdasarkan perkembangan teknologi informasi yang masif dan revolusioner. Peran Internet, media daring, dan aplikasi media sosial menjadi sangat dominan dan memengaruhi perilaku anak muda yang jumlah dan partisipasinya meningkat secara tajam, unik, dinamis, otonom, sekaligus anti-mainstream, kritis, dan tak terduga. Bagi Indonesia, secara spesifik hal ini adalah tantangan dalam kaitannya dengan proses pembangunan negara-bangsa, di tengah desakan globalisasi, menuju masyarakat yang merdeka, berdaulat, bersatu, adil, maju, dan makmur. Kemunculan kepemimpinan Joko Widodo alias Jokowi sebagai Presiden Ke-7 Republik Indonesia kerap dianggap sebagai era kebangkitan new politics, representasi pemimpin rakyat, dari bawah, dari daerah, sosok inovatif, egaliter, dan bukan bagian dari oligarki yang dominan dalam pusaran ekonomi-politik. Dalam kombinasi kehadiran Jokowi dan kemunculan anak muda milenial dalam lanskap transformasi sosial kekinian seperti saat ini, maka adalah sebuah keharusan bagi dunia literatur Indonesia untuk dapat merekam perkembangan pemikiran, aspirasi, dan gegelisahan para kaum mudanya dalam membaca dan mengantisipasi semangat perubahan zaman. Buku ini semoga dapat menjadi salah satu jawabannya.

 

Tentang Dimas Oky Nugroho, Ph.D.

Dimas Oky Nugroho, Ph.D.
Dimas Oky Nugroho, Ph.D., sejak awal menekuni studi dan berbagai aktivitas sosial politik serta kebijakan publik. Ia pernah menjadi aktivis, jurnalis, dosen, program officer di UNDP, peneliti dan konsultan politik, pegiat komunitas kreatif, sociopreneur sampai calon wali kota. Dimas menyelesaikan S1-nya dari Ilmu Politik Universitas Airlangga Surabaya, S2 Hubungan Internasional dari University of Glasgow, Scotland, UK, dan S3 Antropologi Politik dari University of New South Wales, Sydney, Australia. Dimas adalah founder dari sekolah pemimpin muda ‘Kader Bangsa Fellowship Program’ (KBFP) yang telah berjalan 6 angkatan sejak 2011. Ia juga koordinator dari Gerakan AMPUH (Anak Muda Punya Usaha). Saat ini, ia juga menjadi Staf Khusus Kepala Staf Presiden Republik Indonesia


Keunggulan Buku

Sejarah sejak awal telah mengajarkan bahwa pada pundak pemuda-lah terletak amanat untuk merawat dan membesarkan Indonesia .... --Berly Martawardaya, Pengurus Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama, Direktur Indef, Pengajar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Pemuda Indonesia saat ini menghadapi tantangan sosial yang cukup besar, di satu sisi ke-Indonesia-an kita menghadapi problem, seperti: 1) merebaknya intoleransi dan politik identitas; 2) persoalan ketimpangan dan kerentanan sosial; 3) perubahan menuju ekonomi disrupsi sejalan dengan revolusi dunia digital. Tiga masalah dan perubahan tersebut berlangsung dalam konteks tantangan transisi regenerasi politik. Sehubungan dengan itu, Indonesia saat ini dan masa depan harus bisa menuntaskan warisan-warisan persoalan masa lalu untuk menyongsong masa depan. Oleh karena itu, kepemimpinan kaum muda ke depan adalah sebuah keharusan sejarah untuk mengakhiri problem korupsi, feodalisme politik, dan memperdalam demokratisasi. Itu adalah sebuah agenda politik yang harus ditegaskan di awal! --Airlangga Pribadi, Staf Pengajar Ilmu Politik FISIP Universitas Airlangga, Tenaga Ahli di Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila Sebagai kaum muda, saya mewakili perasaan segenerasi saya akan kebanggaan mewarisi dan menjadi bagian dari sebuah bangsa yang besar. Sebagai karunia Tuhan, kita memiliki sumber daya alam yang kaya dan sumber daya manusia yang penuh ragam. Tapi kekayaan itu semua tak akan memiliki arti jika anak-anak muda Indonesia tak memiliki daya kerja, daya cipta, dan daya juang. --Alan Christian Singkali, Sekjen Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia, Alumnus Universitas Hasanuddin, Makassar Kita sudah merasakan nikmatnya kehadiran kemerdekaan dalam hidup kita. Maka sudah menjadi utang besar bagi kita untuk menjadi pemuda yang selalu hadir dan di depan untuk kemajuan dan kesejahteraan Indonesia. Bangkit, bergerak, merdeka! --Moch. Nur Arifin, Wakil Bupati Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur Saya percaya bahwa peradaban politik baru dimulai dari generasi muda. Saya bangga bahwa kita, anak muda, selalu menjadi bagian dalam upaya merawat Indonesia. Merawat persatuan, secara kreatif bekerja sama bahu-membahu di tengah berbagai keberagaman dan tantangan, adalah kunci kemajuan dan kebahagiaan sejati bangsa Indonesia. --Nissa Rengganis, Staf Pengajar di Universitas Muhammadiyah Cirebon, Jawa Barat, Tenaga Ahli DPR RI; Penulis dan Penyair Indonesia adalah anugerah terbesar yang kita miliki, baik sebagai bangsa atau sebagai 'man of culture'. Dari Indonesia, kita belajar menghormati perbedaan dan siap menjaga keberagaman sebagai sebuah 'sunnatullah'. Segala bentuk penyeragaman hanya akan menjauhkan kita dari Indonesia yang sejati. Hal ini menjadi fondasi yang harus dipahami dan diyakini oleh anak muda saat ini --Teuku Kemal Fasya, Staf Pengajar Antropologi FISIP Universitas Malikussaleh, Lhoksumawe, NAD; Penulis; Dewan Pakar di Dewan Kesenian Aceh Anak muda tidak boleh lupa bahwa keberadaan kita, lahir, besar, dan menetap di Indonesia adalah sesuatu yang kita semua harus selalu syukuri. Kita mewarisi sebuah bangsa dengan segenap idealisme, cita-cita, nilai-nilai, dan tradisi kemanusiaan yang luhur. Ikhtiarkan doa dan upaya yang terbaik dari setiap kita untuk kebesaran Indonesia di setiap embusan napas. --Ni Made Ras Amanda G., Staf Pengajar Ilmu Komunikasi Universitas Udayana, Denpasar, Bali Indonesia itu lahir atas pemikiran dan perjuangan anak-anak muda di eranya, bahkan dalam perjalanan demokrasi di negeri ini, setiap fase perubahannya, anak muda tak pernah absen berada di depan. Itulah mengapa menjadi bagian dari kekuatan anak muda akan selalu menjadi sebuah kebanggaan tersendiri. --Yohan Wahyu, Litbang Harian Kompas, Jakarta Pemuda yang dibutuhkan oleh bangsa ini adalah pemuda yang berkarya. Oleh karena itu, janganlah lupa membangun perilaku aktif partisipatoris dan karakter yang positif untuk kemuliaan diri dan bangsa. --Yogi Suprayogi, Ketua Pusat Studi Reformasi Birokrasi dan Local Governance, Universitas Padjadjaran, Bandung

Resensi

Beri ulasan produk ini

Spesifikasi Produk

SKU UC-91
ISBN 978-602-441-050-6
Berat 360 Gram
Dimensi (P/L/T) 16 Cm / 24 Cm/ 0 Cm
Halaman 308
Jenis Cover Soft Cover
DILAN DIA ADALAH DILANKU TAHUN 1990-NEW
15%
DILAN DIA ADALAH DILANKU TAHUN 1990-NEW

Belum Ada Ulasan

Rp. 69.000 Rp. 58.650
Beli
Pidi Baiq
The Magical Balls
83%
The Magical Balls

Belum Ada Ulasan

Rp. 29.000 Rp. 5.000
Beli
KALISHA, DKK
NEVER FADE, TAKKAN PERNAH PUDAR
15%
NEVER FADE, TAKKAN PERNAH PUDAR

Belum Ada Ulasan

Rp. 98.500 Rp. 83.725
Beli
Alexandra Bracken
BAD ROMANCE
15%