Bundling Recehan Bahasa - Special Offer – Edisi Tanda Tangan Penulis + Special Notes
Deskripsi
Special Offer Bundling Recehan Bahasa Edisi Tanda Tangan Penulis + Special Notes
Periode: 18-26 Mei 2026
Isi Bundling:
- Recehan Bahasa #1
- Recehan Bahasa #2
- Recehan Bahasa #1
Kepintaran tenggelam tanpa keterampilan bahasa.
Kedunguan gemerlap berkat kepiawaian bahasa.
Bahasa tidak muncul dari ketiadaan. Kata muncul dari interaksi sehari-hari antarmanusia yang membentuk sebuah sistem komunikasi yang disepakati bersama. Inilah yang disebut bahasa.
Tak jarang, istilah-istilah receh yang kita sepelekan menjadi salah satu tonggak perkembangan bahasa. Misalnya kata segede gaban, alay, dan ambyar memunculkan citra yang melambangkan sebuah generasi tertentu.
Ivan Lanin mengumpulkan recehan bahasa yang berserakan di lini masa media sosial untuk kita nikmati bersama dalam buku ini, sebagai hiburan sekaligus penambah pengetahuan yang penuh cita rasa.
Sembil rebahan ataupun tirah baring, mari kita nikmati Recehan Bahasa #1: Baku Tak Mesti Kaku. Tak perlu malu dan kaku dalam berbahasa. Biarpun kamu jomblo atau jomlo, berbahasa, meski receh, tidak pernah dilarang.
- Recehan Bahasa #2
Kebernasan tulisan dan kefasihan tuturan membuat insan bersinar.
Pena yang tumpul dan lidah yang gagap menenggelamkan pikiran cemerlang.
Bahasa lahir dari kesepakatan sosial. Kesepakatan itu membuat bahasa menjadi produktif. Di setiap kata yang terucapkan, terdapat kisah pergeseran makna, pertemuan antarbudaya, dan kecerdasan lokal yang sering terabaikan.
Kali ini, Ivan Lanin dan Harrits Rizqi mengajak kita menyingkap jejak dan asal-usul yang membentuk kosakata. Dalam Recehan Bahasa: Receh Tak Selalu Remeh, kita akan mendapati bagaimana mantan menggeser yang dianggap kurang baik; dengan santai, media massa membentuk kebiasaan berbahasa; atau, seorang kreator konten TikTok menciptakan galgah; bahkan dikejutkan oleh makna saudara anjing dan bajingan.
Recehan Bahasa #2: Receh Tak Selalu Remeh bukan hanya kumpulan kata atau recehan biasa. Selain menghibur, buku ini bagai peta yang menggambarkan interaksi manusia, sejarah, dan kreativitas yang membuat bahasa menjadi hidup dan kaya. Siapa tahu, akalsari kita menggunakannya, seperti politik burung unta yang lahir dari mitos yang keliru.
Spesifikasi
| SKU | : | PKT-2299 |
| ISBN | : | PKT-2299 |
| Berat | : | 400 gram |
| Dimensi (P/L/T) | : | 14 cm/ 20 cm/ 1 cm |
| Halaman | : | 152 |
| Tahun Terbit | : | 2026 |
| Jenis Cover | : | Soft Cover |
Ulasan
Belum ada ulasan


