Buku Four Thousand Weeks - Oliver Burkeman | Mizanstore.com
Rp 92,650
15% Rp 109,000

Deskripsi

lni bukan buku tentang step -by-step cara mengatur waktu yang kita miliki agar terlihat lebih produktif. Bukan pula buku self -help atau how to menyiasati 24 jam yang kita miliki dalam sehari agar cukup untuk kita gunakan . lni adalah tentang/bagaimana kita selalu memaknai setiap detik yang kita miliki, berapapun usia yang diberikan kepada kita .

 

Four Thousand Weeks.' Time Management for Mortals karya Oliver Bukerman . Empat ribu. Dari mana angka itu berasal? Di Amerika Serikat, hingga 2020, angka harapa n hidup penduduk kira-kira adalah 77 tahun sejak seseorang dilahirkan . Kalau dikonversikan ke dalam minggu, maka keluarlah angka 4.000. Kalau Anda beruntung, Anda bisa saja hidup sampai 80 tahun atau kurang lebih 4.160 minggu atau beberapa minggu lebih lama lagi. Tampak lama, tetapi ternyata tidak juga.

Pada usia Anda yang sekarang, apakah Anda merasa sudah menconteng semua hal ya ng ada dalam to do list Anda? Jangka pendek maupun jangka panjang? Saya kok, tidak yakin sudah semua . Karena semakin banyak to do dalam JiSt jang Anda conteng, akan semakin ada banya k to do //st lain yang Anda pikir harus diconteng. Anda bagaikan hidup di atas conveyor belt, berlari tiada henti.

Bukerman menyebutkan, kalau semua hiruk-pikuk soal waktu ini dimulai ketika jam mekanik pertama kali ditemukan oleh para biarawan di Eropa . Sebelumnya, manusia menjalani hidup berdasarkan task oriented. Bangun saat matahari terbit, memerah sapi saat membutuhkan susu, memanen buah ketika mereka  ranum, dan tidur saat matahari tenggelam. Tak perlu berlari, tak usah tergesa gesa. Namun, semua itu berubah ketika hari "dibata si" menjadi 24 jam . Setiap detiknya menjadi langka, menjadi berharga.

Terlebih pasca Revolusi lndustri, respons orang terhadap terbatasnya waktu adalah dengan menjejalkan sebanyak -banyaknya agenda ke dalam 24 jam yang mereka miliki. Produktivitas tiba-tiba menjadi satu hal yang harus dikuasai oleh banyak orang. Dunia industr i melihat ini 

sebagai peluang. Bermunculanlah alat-alat yang dapat mempermudah hidup kita dan meringankan tugas kita in a timewise. Namun, dampaknya, kita jadi semakin tidak sabaran. Menunggu microwave memanaskan makanan selama dua menit terasa bagaikan seabad, melihat roda pelangi berputar selama 10 detik pada Mac Anda pun terasa bagai selamanya.

Di tengah maraknya tips mengatur produktivitas agar Anda bisa menjejalkan semua age nda ke dalam 24 jam, Bukerman menawarkan hal yang berbeda: Tidak semua hal penting dan harus dikerjakan.

Asah keterampilan Anda untuk menentukan prioritas, mana yang layak Anda kerjakan dan tidak . Pada zaman yang menuntut kita untuk memanfaatkan waktu hingga ke  detik  terakhir  dengan hal-hal yang produktif, terkadang membuat kita lupa bagaimana caranya  benar-benar  hidup  di masa ini dan menikmatinya. Burn out ... stres, menjadi imbas yang diwajarkan.

Didukung oleh sudut  pandang para pemikir dan juga filsuf sepanjang masa mengenai hubungan manusia dengan waktu, membuat buku ini berbeda dari teori-teori yang beredar belakangan  ini.

Spesifikasi

SKU  :  ND-548
ISBN  :  9786232425361
Berat  :  350 gram
Dimensi (P/L/T)  :  14 cm/ 21 cm/ 2 cm
Halaman  :  332
Tahun Terbit  :  2026
Jenis Cover  :  Soft Cover

Ulasan

Belum ada ulasan