Rp 41,650
15%
Rp 49,000
Deskripsi
Rumah tua itu akan dijual.
Keluarga hantu mulai panik.
Ke mana mereka akan pindah?
Ke atas pohon? Bagaimana kalau hujan?
Mereka tidak ingin menjadi hantu jalanan lagi.
Mereka harus segera beraksi!
Bersama Raki, anak manusia
yang bisa melihat hantu,
mereka pun menjalankan aksi seru
dan lucu demi satu tujuan:
rumah tua itu jangan sampai dijual!
Spesifikasi
| SKU | : | NR-487 |
| ISBN | : | 9786238094943 |
| Berat | : | 160 gram |
| Dimensi (P/L/T) | : | 14 cm/ 21 cm/ 1 cm |
| Halaman | : | 44 |
| Tahun Terbit | : | 2025 |
| Jenis Cover | : | Soft Cover |
Ulasan
Does the tite rings the bell? Kalau aku langsung kebayang vibes tontonan legendaris jaman kecil dulu : Di Sini Ada Setan. From the title alone, my inner child already screaming. Dan yes, ekspektasi itu TERBAYAR.
Beneran ada hantu di rumah neneknya Raki. Bukan satu, bukan dua, tapi empat!! Bisa-bisanya Nek Uti gak pernah ketindihan padahal di rumahnya banyak hantu????????
Dan ternyata hantunya satu keluarga pula. Ada Kunto yang seumuran Raki, ada mamanya Kunto yang latah, ada bapaknya Kunto yang auranya mirip genderuwo, dan neneknya Kunto yang aduh lucu kocak, seringggg ga nyambung kalau diajak ngobrol apalagi kalau udah bahas pernenek-nenekan???? Itu chaos sihh????????
Konfliknya : rumah Nek Uti (neneknya Raki) bakalan dijual! Masalahnya di loteng rumah itu ada hantu yg tinggal!! Kalau rumahnya dijual, para hantu ini akan homeless alias tuna wisma.
Dan lucunya, Raki malah bantu keluarga hantu ini biar gak tergusur dari rumah Nek Uti????????
Yang bikin buku ini unik: horror tapiiii... Lihat selengkapnya
Beneran ada hantu di rumah neneknya Raki. Bukan satu, bukan dua, tapi empat!! Bisa-bisanya Nek Uti gak pernah ketindihan padahal di rumahnya banyak hantu????????
Dan ternyata hantunya satu keluarga pula. Ada Kunto yang seumuran Raki, ada mamanya Kunto yang latah, ada bapaknya Kunto yang auranya mirip genderuwo, dan neneknya Kunto yang aduh lucu kocak, seringggg ga nyambung kalau diajak ngobrol apalagi kalau udah bahas pernenek-nenekan???? Itu chaos sihh????????
Konfliknya : rumah Nek Uti (neneknya Raki) bakalan dijual! Masalahnya di loteng rumah itu ada hantu yg tinggal!! Kalau rumahnya dijual, para hantu ini akan homeless alias tuna wisma.
Dan lucunya, Raki malah bantu keluarga hantu ini biar gak tergusur dari rumah Nek Uti????????
Yang bikin buku ini unik: horror tapiiii... Lihat selengkapnya
Buku yang menarik dan cukup dibaca sekali duduk. Bisa dibacakan untuk anak-anak penakut supaya tidak mudah takut hantu. Karena mereka sama seperti kita, makhluk Tuhan yang sama-sama punya rasa takut terhadap sesuatu. Sepupuku yang berumur 9 tahun suka sekali dengan buku ini, katanya lucu.
Kalau ini novel anak bergambar. Judulnya sih tentang ‘hantu’ tapi ini bukan yang memberikan bekas rasa takut kepada anak. Justru membangun rasa ingin tahu dan imajinasi anak. Cocok digunakan sebagai sarana mengenalkan konsep hantu pada anak, karena di sini para hantunya diperkenalkan dengan bentuk lucu, baik, dan tidak menyeramkan. Mengenalkan konsep hantu ini memang harus hati-hati bund. Jadi selalu pilih media dan pendekatan yang tepat yaa. Cocok dibaca anak usia 7-10 tahun.
Apa yang paling ditakuti hantu? Digusur!
Keluarga hantu panik karena rumah yang mereka tumpangi akan dijual!
Siapa pun penghuni rumah itu seharusnya bukan masalah. Tetapi sayangnya, rumah itu akan dirobohkan oleh calon pembeli. Itu artinya, mereka juga harus pergi!
Karena tidak mau kembali ke atas pohon, keluarga hantu ini memutuskan untuk mengacaukan penjualan rumah milik Nek Uti. Mereka pun melancarkan aksi dengan bantuan Raki, cucu Nek Uti. Segala cara dicoba agar tidak ada yang mau membeli rumah ini. Namun, hal itu malah membuat Nek Uti bersedih. Raki pun berusaha menjadi penengah antara keluarga hantu dan Nek Uti.
***
Buku ini merupakan novel bergambar untuk anak-anak. Ini merupakan novel horor pertama yang dibacakan nyaring di rumah kami. Sejak buku ini dibeli, Kakak terus membaca buku ini sebanyak 2-3 kali sehari. Adik juga selalu minta dibacakan atau ikut mendengarkan ketika Kakak membacanya kembali.
Novel ini cocok dibaca anak-anak karena alih-alih ceritanya menakutkan, justru mengajak anak berani melalui karakter... Lihat selengkapnya
Keluarga hantu panik karena rumah yang mereka tumpangi akan dijual!
Siapa pun penghuni rumah itu seharusnya bukan masalah. Tetapi sayangnya, rumah itu akan dirobohkan oleh calon pembeli. Itu artinya, mereka juga harus pergi!
Karena tidak mau kembali ke atas pohon, keluarga hantu ini memutuskan untuk mengacaukan penjualan rumah milik Nek Uti. Mereka pun melancarkan aksi dengan bantuan Raki, cucu Nek Uti. Segala cara dicoba agar tidak ada yang mau membeli rumah ini. Namun, hal itu malah membuat Nek Uti bersedih. Raki pun berusaha menjadi penengah antara keluarga hantu dan Nek Uti.
***
Buku ini merupakan novel bergambar untuk anak-anak. Ini merupakan novel horor pertama yang dibacakan nyaring di rumah kami. Sejak buku ini dibeli, Kakak terus membaca buku ini sebanyak 2-3 kali sehari. Adik juga selalu minta dibacakan atau ikut mendengarkan ketika Kakak membacanya kembali.
Novel ini cocok dibaca anak-anak karena alih-alih ceritanya menakutkan, justru mengajak anak berani melalui karakter... Lihat selengkapnya
Maaf, ngulas lagi. Hehhe..
Ini adalah novel bergambar pertama yang ku beli dan ku punya.
Jadi, buku ini menceritakan tentang kisah Raki dan keluarga hantu yang berusaha untuk menggagalkan rencana nenek Raki ( Uti ) menjual rumahnya. Karena keluarga hantu juga tinggal di rumah itu.
Usaha dan ide mereka pun gak kalah seru dan lucu. Mulai dari nyamar jadi nenek pas ada pembeli datang, sampai ngeluarin mode gentayangan buat nakut2in warga sekitar. Hal ini yg malah membuat nenek sempet sedih. Namun, rasa sedihnya cuma sesaat, karena pada akhirnya Raki menemukan ide / cara yang paling ampuh. Gimana caranya?? Baca aja. Hehe. Maaf. Pokoknya happy end buat semua kok ^^
Buku ini juga menyoroti tentang perbedaan / kesenjangan antara situasi nenek dan keluarga hantu.. Selama ini nenek merasa kesepian karena tinggal sendiri, anak dan keluarga nya hanya datang menengok saat liburan. Itu lah alasan utama kenapa nenek ingin menjual rumah tersebut & berencana... Lihat selengkapnya
Ini adalah novel bergambar pertama yang ku beli dan ku punya.
Jadi, buku ini menceritakan tentang kisah Raki dan keluarga hantu yang berusaha untuk menggagalkan rencana nenek Raki ( Uti ) menjual rumahnya. Karena keluarga hantu juga tinggal di rumah itu.
Usaha dan ide mereka pun gak kalah seru dan lucu. Mulai dari nyamar jadi nenek pas ada pembeli datang, sampai ngeluarin mode gentayangan buat nakut2in warga sekitar. Hal ini yg malah membuat nenek sempet sedih. Namun, rasa sedihnya cuma sesaat, karena pada akhirnya Raki menemukan ide / cara yang paling ampuh. Gimana caranya?? Baca aja. Hehe. Maaf. Pokoknya happy end buat semua kok ^^
Buku ini juga menyoroti tentang perbedaan / kesenjangan antara situasi nenek dan keluarga hantu.. Selama ini nenek merasa kesepian karena tinggal sendiri, anak dan keluarga nya hanya datang menengok saat liburan. Itu lah alasan utama kenapa nenek ingin menjual rumah tersebut & berencana... Lihat selengkapnya
Ada Hantu di Rumah Ini adalah buku seri bergambar Noura yang pertama kali kubaca sebelum Kursi Berhantu dan Pesan Rahasia. Bercerita mengenai rencana Raki dan para hantu penghuni rumah untuk mempertahankan rumah nenek agar tidak terjual. Ada kesenjangan yang cukup mencolok bagaimana bisa keluarga hantu nampak begitu kompak, mereka juga saling melindungi dan menemani termasuk orang tua dan nenek mereka sementara manusia membiarkan seorang nenek tinggal sendirian dan kesepian? Bukankah ini menjadi realita sosial dimana manusia merasa tak lagi membutuhkan orang tua dan menganggap mereka merepotkan ketika sudah tua? Di sisi lain nenek sedih karena rumahnya tak jadi terjual namun di sisi lain bagus sekali karena nenek tidak jadi pergi ke panti jompo. Bagaimana bisa anak sekecil Raki justru memahami kerisauan sang nenek sehingga mau menemaninya setulus hati. Penulisannya mengalir dengan bahasa ringan dan terus terang. Persentase tulisan dan ilustrasi seimbang jadi tetap menyenangkan meski dibaca oleh orang dewasa. Banyak...
Lihat selengkapnya
Karya Iwok Abqary
Lihat Semua
Iwok Abqary
Seri Hewan Kesayangan : Moca Ingin Pulang (Moca Wants To Go Home)
Rp 50,150
15%
Rp 59,000
Iwok Abqary
Puasa Pertamaku (Boardbook)
Rp 67,150
15%
Rp 79,000
Iwok Abqary
Scb: Aku Punya Banyak Teman (Boardbook)
Rp 67,150
15%
Rp 79,000
Iwok Abqary
Seri Kemandirian: Aku Tidak Disuapi Lagi (Boardbook)
Rp 67,150
15%
Rp 79,000
Iwok Abqary
Seri Read Aloud : Mencuri Tebu (Bilingual)
Rp 50,150
15%
Rp 59,000
Iwok Abqary
Seri Read Aloud : Sepatu Idaman (Bilingual)
Rp 50,150
15%
Rp 59,000
Iwok Abqary
Seri Read Aloud : Gembala Riang (Bilingual)
Rp 50,150
15%
Rp 59,000
Iwok Abqary
Seri Mengenal Diri Dan Lingkungan: Keluargaku Yang Seru (Boardbook)
Rp 39,500
50%
Rp 79,000


