Deskripsi
Kebahagiaan—paling sering dibicarakan, sekaligus paling sukar dipahami. Dalam keadaan buta dan tergesa-gesa, semua orang mengejar kebahagiaan tanpa arah, yang akhirnya hanya mendapatkan lelah.
A Happy Life, yang dirangkum dari kumpulan catatan dan surat-surat Lucius Annaeus Seneca, mengajak kita merenungi “apa tujuan kita”, kemudian “mana jalan terbaik untuk mencapainya”. Salah satu pemikir Romawi yang disebut sebagai paling cerdas di antara semua filsuf Stoa ini, mencoba menjawab dua pertanyaan tentang apa itu bahagia dan apa saja yang mendasarinya.
Pembaca era modern saat ini akan merasakan, betapa buah pikir Seneca tak pernah usang dan tetap relevan meski sudah dua milenium berselang sejak dituliskan.
Spesifikasi
| SKU | : | ND-509 |
| ISBN | : | 9786232423831 |
| Berat | : | 280 gram |
| Dimensi (P/L/T) | : | 14 cm/ 20 cm/ 2 cm |
| Halaman | : | 308 |
| Tahun Terbit | : | 2023 |
| Jenis Cover | : | Soft Cover |
Ulasan
Jawaban Seneca ternyata sederhana. Bahagia bukan soal harta, jabatan, atau pujian orang lain. Menurut penulis, hidup bahagia itu ketika kita hidup selaras dengan akal sehat dan kebajikan, bukan dikendalikan oleh nafsu, ambisi, atau keinginan yang tidak ada habisnya.
Aku suka dengan buku ini, apalagi dengan bahasa yang mudah dipahami oleh pembaca. Terjemahannya juga bagus, tak membingungkan atau bahkan membuat pembaca mengantuk.
Yang membuat buku ini terasa relevan, meski ditulis ribuan tahun lalu, adalah kritik Seneca terhadap gaya hidup pamer dan kejar status. Rasanya seperti baca sindiran buat zaman media sosial sekarang. Ketika orang sibuk kelihatan bahagia, padahal hatinya capek dan gelisah.
Bahasa Seneca di buku ini lugas, padat, dan secara... Lihat selengkapnya


