Deskripsi
John Musiciante kehilangan gitarnya karena ulah kriminal amatir. Hidup pria itu langsung luluh lantak. Bagi musisi legendaris seperti dirinya, gitar itu punya nilai sentimentil yang tak bisa digantikan dengan uang sebesar apa pun. Pada saat itulah, Brianna dan Bottomwise, detektif kenamaan yang cerdik dan karismatik, terlibat ke dalam pusaran arus pencarian gitar legendaris yang penuh kejutan.
Sementara itu, Sadman si musisi telinga kuali akhirnya berhasil mengumpulkan uang dari berjualan tauco untuk mewujudkan impiannya: menghidupkan band lama dengan kawan-kawannya yang juga buta nada dan turut memeriahkan dinamika orkes Melayu di kampung asalnya. Sadman tidak sendirian. Banyak musisi lainnya, tua-muda, jujur-korup, yang juga ingin mengukuhkan keberadaan mereka lewat musik. Dan, gitar legendaris itu diam-diam turut menjadi saksi perjuangan orang-orang itu.
Spesifikasi
| SKU | : | BT-610 |
| ISBN | : | 9786022919421 |
| Berat | : | 300 gram |
| Dimensi (P/L/T) | : | 13 cm/ 21 cm/ 2 cm |
| Halaman | : | 380 |
| Tahun Terbit | : | 2022 |
| Jenis Cover | : | Soft Cover |
Ulasan
#reviewuntuktemanrima | Brianna dan Bottomwise | Andrea Hirata | Bentang Pustaka | 2022 | 314 hlm.
Perjalanan sebuah gitar yang menakjubkan.
Buku ini akan mengajakmu keliling Amerika hingga Indonesia, menemui berbagai lapisan kehidupan dari manusia korup, musisi gila, sampai orang-orang berbakat musik yang luar biasa. Paling berkesan buatku, Alma, seorang anak yang bisa bermain gitar dengan mulutnya.
Bukan, bukan mengonjreng gitar dengan mulut ya! Akan tetapi, dia bisa melantun instrumen gitar dengan bunyi yang mirip sekali dengan suara gitar itu sendiri. Saking berbakatnya, cukup mendengarkan suara gitar saja, dia bisa mengetahui kunci-kunci yang sedang dimainkan sang gitaris. Whoa...
Brianna dan Bottomwise sendiri adalah dua detektif swasta yang berpetualang demi mencari sebuah gitar yang hilang. Sejujurnya aku butuh waktu yang cukup lama untuk bisa memahami jalan cerita buku Pakcik Andrea yang satu ini.
Tapi, pesannya amat menggugah hati. Sejarah bisa lahir... Lihat selengkapnya


