Buku EXERCISE OF PRACTICAL… - Rosalynn Tamara | Mizanstore
  • EXERCISE OF PRACTICAL LIFE
Ketersediaan : Tersedia

EXERCISE OF PRACTICAL LIFE

    Deskripsi Singkat

    “Setiap gerakan dalam aktivitas di buku ini adalah seni yang mengirimkan pesan kepada anak bahwa, ‘Kamu bisa.’” Gerakan adalah rahasia untuk membangun konsentrasi yang bermakna bagi anak. Practical Life (Kecakapan Hidup Sehari-hari) adalah salah satu aspek dalam metode Montessori yang efektif membantu anak berlatih menyempurnakan gerakan dan memusatkan perhatian. Kepercayaan… Baca Selengkapnya...

    Rp 119.000 Rp 101.150
    -
    +

    “Setiap gerakan dalam aktivitas di buku ini adalah seni yang mengirimkan pesan kepada anak bahwa, ‘Kamu bisa.’”

    Gerakan adalah rahasia untuk membangun konsentrasi yang bermakna bagi anak. Practical Life (Kecakapan Hidup Sehari-hari) adalah salah satu aspek dalam metode Montessori yang efektif membantu anak berlatih menyempurnakan gerakan dan memusatkan perhatian. Kepercayaan orang tua dan guru pada kemauan serta kemampuan anak untuk berlatih Practical Life akan membangun rasa percaya diri dan kemandirian anak. Semua itu adalah fondasi kemampuan akademis dan kesuksesan anak kelak. 

    Buku ini sangat mudah diaplikasikan dan dapat digunakan untuk merencanakan kurikulum Practical Life di rumah dan sekolah yang akan anak sukai, meliputi: 

    • Pengembangan Keterampilan Motorik (Development of Motor Skills); 

    • Merawat Diri (Care of Self); 

    • Merawat Lingkungan (Care of the Environment); 

    • Kecakapan Sosial dan Sopan Santun (Social Grace and Courtesy). 

    Anda bisa memulai mengajarkan keempat area Practical Life tersebut dari mana saja sesuai ketertarikan dan kesiapan anak. 


     



    Keunggulan Buku

    “Buku ini adalah buku panduan Montessori paling pertama.Buku panduan untuk orang tua, mengajarkan anak-anak kecakapan hidup supaya mereka bisa mandiri.“

    Glorya Marie, co-founder GAME Montessori™, certified Montessori Diploma


    “Buku Exercise of Practical Life karya Miss Rosa sangat membantu para pembaca, baik orang tua maupun guru di sekolah dalam membersamai anak melakukan practical life. Menguasai practical life sangat fundamental bagi perkembangan seorang anak sehingga perlu dilakukan secara tepat agar tujuan tercapai. Buku ini merupakan sumber utama panduan praktis yang menjelaskan range perkiraan usia, material, control of error, serta tujuan dari setiap pekerjaan yang dilakukan anak. Miss Rosa menjelaskan semuanya dengan sangat komprehensif, terstruktur, dan detail. Buat orang tua yang sedang mencoba metode Montessori di rumah, selamat karena membaca buku ini merupakan langkah yang sangat tepat. Ikuti langkahnya, dan temukan keseruan dalam membersamai anak!”

    Bagus Joko, praktisi Montessori, Diploma Montessori MHA, dan seorang ayah dari 1 anak

     

    KEUNGGULAN BUKU INI

    1. Berisi panduan praktis (step by step) untuk orang tua dan guru dalam melatih kecakapan hidup sehari-hari (practical life) anak usia dini (3-6 tahun) dengan metode Montessori secara komprehensif, terstruktur, dan detail. 
    2. Berisi 52 aktivitas dalam 4 area penting Practical Life Montessori. Aktivitas practical life merupakan salah satu fondasi membangun kemampuan akademis anak.  
    3. Dapat digunakan untuk merencanakan kurikulum Practical Life di rumah dan sekolah. 
    4. Buku ini menyasar segmen menengah ke atas, khususnya orang tua dan guru yang menerapkan Montessori.
    5. Buku dicetak dengan kualitas premium (kertas cover art carton 230 gram, kertas isi art paper 100 gram, dan full colour).   


    YANG DIDAPAT DARI BUKU INI 

    Buku ini akan memperkenalkan Exercise of Practical Life atau Latihan Kecakapan Hidup Sehari-hari dengan metode Montessori dan manfaatnya kepada orang tua dan guru. Melalui buku ini, orang tua dan guru akan mampu memahami prinsip-prinsip dan praktik-praktik fundamental Kecakapan Hidup Sehari-hari Montessori. Pengetahuan dasar mengenai konsep-konsep tersebut akan memungkinkan orang tua dan guru untuk menerapkan kecakapan ini di rumah dan di sekolah bersama anak. Orang tua dan guru yang telah menamatkan membaca buku ini diharapkan dapat:

    • menerapkan pengetahuan mengenai filosofi dan tujuan dari area Practical Life di rumah dan di sekolah;

    • merunut perspektif historis dan filosofis Practical Life, baik dalam konteks Barat maupun Asia;

    • mengidentifikasi model-model yang berlainan dan menerapkan pendekatan yang cocok untuk pengasuhan dan pendidikan anak usia dini;

    • menerapkan pengetahuan mengenai tumbuh kembang anak untuk merancang lingkungan belajar Practical Life yang memadai untuk anak-anak;

    • merancang, menerapkan, dan mengevaluasi lingkungan belajar dan kegiatan Practical Life untuk anak-anak berdasarkan pada tujuan dan hasil pembelajaran yang ditetapkan oleh orang tua di rumah dan guru di sekolah.


    PRAKATA

    Sungguh sangat menyenangkan untuk dapat menyajikan langkah demi langkah mengenai cara menggunakan material di rumah maupun di dalam kelas. Setiap gerakan adalah sebuah seni yang sepatutnya terkirim pesannya kepada anak bahwa, “Kamu bisa”. Practical Life atau Kecakapan Hidup Sehari-hari adalah sebuah kemampuan semua manusia yang hidup. Pencapaian pada kecakapan ini akan membawa manusia pada kemandirian dan kebahagiaan atas kesuksesan yang dipetik setiap harinya. Hal ini diasah melalui aktivitas yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Bukan hanya di sebuah kelas Montessori atau di pojokan rumah yang kita sebut sebagai area Montessori, perihal ini dapat dilakukan secara sederhana di rumah maupun di kelas. Fokusnya kembali lagi pada kematangan kemampuan anak untuk hidup, nilai-nilai baik yang dikandungnya juga merupakan kecakapan manusia dalam merawat diri dan lingkungannya. Semua adalah fondasi dari kecakapan akademis di kemudian hari.

    Dalam buku ini, saya mengajak Anda melihat cuplikan atas contoh aktivitas yang biasanya dipaparkan di kelas-kelas Professional Diploma Montessori. Namun, tidak cukup hanya dengan membacanya. Anda juga perlu mempraktikkannya. Bukan untuk membuat Anda dapat mencentang bagian dari rapor anak, melainkan bagaimana memfasilitasi anak dalam mencapai kemandirian yang hakiki.

    Sebaiknya kita memahami, bukan hanya mengenal. Sebaiknya kita mempraktikkan, bukan hanya menceritakan. Sebaiknya kita menghayati, bukan hanya menghafal. Semoga buku ini bisa menjadi sebuah pencerahan bagi setiap yang membacanya. Bukan hanya sebagai sebuah catatan, melainkan menjadi inspirasi dalam kehidupan.

    Salam sejahtera dan bahagia,

    Ms. Rosalynn Tamara

    Founder & Academic Directress Montessori Haus Asia

     

    APA ITU PRACTICAL LIFE

    Practical Life atau Kecakapan Hidup Sehari-hari adalah kegiatan mendasar sebagai upaya untuk beradaptasi terhadap lingkungan. Adaptasi terhadap lingkungan dan kemampuan untuk bergelut secara efisien di lingkungan tersebut merupakan esensi dari pendidikan yang bermanfaat.” —Maria Montessori
     

    Ada empat area dalam Practical Life yaitu:
    1. pengembangan kemampuan motorik; 
    2. merawat diri; 
    3. merawat lingkungan; serta
    4. kecakapan sosial dan sopan santun. 

    Tiap area bertujuan membantu anak menguasai tubuhnya sendiri dan lingkungan di sekitarnya agar dapat menjadi individu yang mandiri dan percaya diri.
     

    Alasan Material Practical Life ini Penting

    1. Membantu menumbuhkan kesadaran diri pada anak

    2. Membantu mengasah konsentrasi anak

    3. Membantu mengembangkan keterampilan motorik halus dan kasar anak

    4. Membantu anak meraih kemandirian

    5. Membantu menumbuhkan rasa keteraturan anak

    6. Membantu membangun citra diri yang positif pada anak

    7. Membantu anak mengapresiasi dan memahami batas-batas lingkungannya

    8. Membantu mengembangkan rasa tanggung jawab anak

     

    Karakteristik Material Practical Life

    1. Tiap material harus memiliki tujuan tertentu dan bermakna untuk anak.

    2. Tingkat kesulitan atau kekeliruan yang perlu anak temukan sendiri harus terisolasi pada satu material itu saja.

    3. Material ditata secara progresif dari segi desain dan penggunaan, berangsur-angsur dari yang sederhana ke yang kompleks.

    4. Material dirancang untuk secara tidak langsung mempersiapkan anak belajar pada masa mendatang.

    5. Material mula-mula mengekspresikan ide secara konkret dan secara berangsur-angsur merepresentasikan ide secara lebih abstrak.

    6. Material didesain supaya anak bisa mendidik diri sendiri (swadidik) dan kendali kekeliruan terdapat pada perangkat itu sendiri alih-alih lewat campur tangan guru. Kendali kekeliruan memandu anak yang menggunakan material dan memungkinkannya untuk menyadari sendiri kekeliruannya.

     

    Hal-Hal yang Harus Dipertimbangkan dalam Mempersiapkan Lingkungan Practical Life

    1. Ruangan memiliki area yang cukup untuk membiarkan anak bergerak dalam aktivitasnya.

    2. Material hendaknya:

    • nyata dan dapat pecah;

    • dalam keadaan baik (tidak ada kerusakan);

    • harus menarik, dari segi warna, kecerahan, dan proporsi;

    • warnanya harmonis dengan lingkungan;

    • tidak banyak distraksi, tetapi harus menyuguhkan macam-macam karakteristik seperti berat, tekstur, warna, bentuk, ukuran, dan sebagainya;

    • jumlahnya harus terbatas;

    • ukuran dan bobotnya harus tepat disesuaikan dengan kemampuan anak;

    • bersih dan utuh.

    3. Tiap set harus identik, kecuali dari segi variabel yang perlu ditunjukkannya.

    4. Material diletakkan di nampan. Satu nampan satu material. Material dalam keadaan lengkap dan dalam kondisi siap dipakai.

    5. Material disimpan di tempat yang dapat dijangkau dan harus dikelompokkan berdasarkan tingkat perkembangan tertentu.

    6. Material diambil dari dan dikembalikan ke tempat aslinya.

    7. Material hendaknya tersedia untuk anak saat dia memilih untuk menggunakannya sebab material itu adalah alat bantu esensial untuk “normalisasi” anak.
     

    Tips mengajak anak melakukan Practical Life

    A. Tata Cara

    1. Ajak anak untuk menghampiri di mana material diletakkan.

    2. Perlihatkan kepada anak bagaimana cara memegang material (nampan).

    3. Letakkan kembali material pada tempatnya.

    4. Persilakan anak untuk mengambilnya dan membawa ke area kerja.

    5. Pastikan sudah mempersiapkan area kerja (yaitu membuka alas kerja).

    6. Setelah anak meletakkan material di atas alas maka presentasi dapat dimulai.

    7. Setelah selesai, ajak anak untuk mengembalikan material ke tempatnya.

     

    B. Presentasi Material

    1. Lakukan selalu pembukaan dengan cara menyebutkan:

    a. nama aktivitas;

    b. nama objek; dan

    c. cara memegang/mengoperasikan suatu objek spesifik.

    2. Berikan kepada anak sebuah janji bahwa setelah melihat presentasi sampai selesai, anak dapat mencobanya.

    3. Sesekali, pandang anak ketika presentasi berlangsung.

    4. Ketika tangan mempresentasikan material maka dilakukan dalam diam (tanpa berbicara).

    5. Gerakan dilakukan secara perlahan dan spesifik dalam urutan yang jelas.

    6. Ketika sudah selesai presentasi, hendaknya menawarkan kepada anak untuk melakukan aktivitas tersebut.

     

    Ketika anak menolak, apa yang harus dilakukan?

    Sesederhana menutup presentasi dan kita dapat meminta anak untuk mengembalikan material tersebut pada tempatnya. Jangan lupa ucapkan terima kasih.



     

    Resensi

    Spesifikasi Produk

    SKU BG-734
    ISBN 978-602-291-889-9
    Berat 300 Gram
    Dimensi (P/L/T) 19 Cm / 24 Cm/ 0 Cm
    Halaman 100
    Jenis Cover Soft Cover

    Produk Rosalynn Tamara

















    Produk Rekomendasi