Buku KKPK.MISTERI KAMAR NO.… - AZZELA MAULIDYA… | Mizanstore
  • KKPK.MISTERI KAMAR NO. 24
Ketersediaan : Tersedia

KKPK.MISTERI KAMAR NO. 24

Deskripsi Singkat

Katia pindah sekolah ke asrama Bluestone. Dia sekamar dengan Ayase dan Selena, juga Kak Prilly yang jadi ketua kamar. Ternyata ada rahasia di sekolah barunya itu. Semua berhubungan dengan batu safir yang disimpan di sana. Batu safir itu hilang. Ada yang mencurinya. Kak Prilly mengajak Katia, Ayase, dan Selena untuk… Baca Selengkapnya...

Rp 35.000 Rp 29.750
-
+

Katia pindah sekolah ke asrama Bluestone. Dia sekamar dengan Ayase dan Selena, juga Kak Prilly yang jadi ketua kamar. Ternyata ada rahasia di sekolah barunya itu. Semua berhubungan dengan batu safir yang disimpan di sana. Batu safir itu hilang. Ada yang mencurinya. Kak Prilly mengajak Katia, Ayase, dan Selena untuk
menyelidikinya. Ternyataaa .... Ada apa di asrama Bluestone? Apakah batu safir itu berhasil ditemukan? Siapakah pencurinya? Lalu, apa hubungannya dengan kamar nomor 24?

Tentang AZZELA MAULIDYA H

AZZELA MAULIDYA H

Setelah melewati banyak misteri, akhirnya kalian berhasil mencapai bagian akhir dan menemukan sepintas kalimat pembuka ini. Selamat! Hehehe
Aku, putri tunggal yang lahir di Jakarta, pada 27 Februari di tahun 2006. Aku cuma cewek yang pakai kacamata dan punya nama panjang Azzela Maulidya Hardiansyah, biasa dipanggilnya, sih, Zella. Sekarang aku baru jadi murid kelas VII-A di MTs PKP Jakarta Islamic School. Membaca, menulis, menggambar, ngegame atau nge-wibu itu kebiasaanku pas lagi bosen, alias gabut kalau bahasa gaulnya tuh. Ahh, rasanya tak adil kalau aku menghabiskan berlembarlembar hanya untuk menceritakan diriku yang saat kini masih sedang mencari jati diri, hehehe. Kalau kalian mau ngebahas tentang novel, kritik-saran tentang diriku (pede banget, gak, tuh?), atau mau nge-wibu bareng aku, bisa kirim ke e-mail-ku di azzelamaulidya@gmail.comatau follow Instagram pribadiku di @_zeeell atau @zinx.light




Keunggulan Buku

Buku KKPK Reguler merupakan buku seri Kecil-Kecil Punya Karya. Buku ini mempunyai keunggulan dari pemilihan tema cerita tentang keluarga dan persahabatan. Dikemas dalam bentuk novel, dilengkapi ilustrasi yang bagus, mengajarkan anak untuk selalu disiplin dan menghargai orang lain. Sehingga, akan terbentuk karakter yang baik bagi anak.

Tidak terasa seri Kecil-Kecil Punya Karya® (KKPK) sudah berjalan lebih dari sepuluh tahun. KKPK lahir pada Desember 2003. Penulis yang pertama kali mengusung seri KKPK adalah Sri Izzati, yang saat itu masih duduk di kelas V SD Istiqamah, Bandung. Sri Izzati membuat karya berjudul Kado untuk Umi. KKPK memang diniatkan sebagai wadah yang dapat dimanfaatkan oleh anak-anak dalam menciptakan prestasi pada bidang tulis-menulis.
Setelah karya Sri Izzati, pada Januari 2004 terbit kumpulan puisi karya Abdurahman Faiz, Untuk Bunda dan Dunia. Tidak lama setelah karya Faiz, muncul Dunia Caca (Putri Salsa) dan May, Si Kupu-Kupu (Dena). Ketika para pelopor KKPK beranjak remaja, seri KKPK tidak pernah kehilangan penulis. Anak-anak yang semula hanya menjadi pembaca KKPK, dengan penuh semangat mengirim karya tulis mereka. Nama-nama baru pun terus bermunculan dalam seri KKPK. Bukan jumlah penulis cilik saja yang semakin banyak, ide-ide baru pun tumbuh menyemarakkan seri KKPK. Seiring berjalannya waktu, KKPK tidak lagi berisi puisi dan cerita, ada juga yang mengirim kisah nyata, reportase, sketsa, sampai komik.
Saat ini, hampir semua anak Indonesia mengenal KKPK. Mereka senantiasa menunggu kisah-kisah baru dari temanteman mereka yang menjadi penulis KKPK. Sebagian lagi dari mereka terus berkreasi agar dapat menjadi penulis KKPK. Semoga KKPK semakin dicintai anak-anak Indonesia.
 

Resensi

Tidak terasa seri Kecil-Kecil Punya Karya® (KKPK) sudah berjalan lebih dari sepuluh tahun. KKPK lahir pada Desember 2003. Penulis yang pertama kali mengusung seri KKPK adalah Sri Izzati, yang saat itu masih duduk di kelas V SD Istiqamah, Bandung. Sri Izzati membuat karya berjudul Kado untuk Umi. KKPK memang diniatkan sebagai wadah yang dapat dimanfaatkan oleh anak-anak dalam menciptakan prestasi pada bidang tulis-menulis.
Setelah karya Sri Izzati, pada Januari 2004 terbit kumpulan puisi karya Abdurahman Faiz, Untuk Bunda dan Dunia. Tidak lama setelah karya Faiz, muncul Dunia Caca (Putri Salsa) dan May, Si Kupu-Kupu (Dena). Ketika para pelopor KKPK beranjak remaja, seri KKPK tidak pernah kehilangan penulis. Anak-anak yang semula hanya menjadi pembaca KKPK, dengan penuh semangat mengirim karya tulis mereka. Nama-nama baru pun terus bermunculan dalam seri KKPK. Bukan jumlah penulis cilik saja yang semakin banyak, ide-ide baru pun tumbuh menyemarakkan seri KKPK. Seiring berjalannya waktu, KKPK tidak lagi berisi puisi dan cerita, ada juga yang mengirim kisah nyata, reportase, sketsa, sampai komik.
Saat ini, hampir semua anak Indonesia mengenal KKPK. Mereka senantiasa menunggu kisah-kisah baru dari temanteman mereka yang menjadi penulis KKPK. Sebagian lagi dari mereka terus berkreasi agar dapat menjadi penulis KKPK. Semoga KKPK semakin dicintai anak-anak Indonesia.


Buku KKPK Reguler merupakan buku seri Kecil-Kecil Punya Karya. Buku ini mempunyai keunggulan dari pemilihan tema cerita tentang keluarga dan persahabatan. Dikemas dalam bentuk novel, dilengkapi ilustrasi yang bagus, mengajarkan anak untuk selalu disiplin dan menghargai orang lain. Sehingga, akan terbentuk karakter yang baik bagi anak.

Tidak terasa seri Kecil-Kecil Punya Karya® (KKPK) sudah berjalan lebih dari sepuluh tahun. KKPK lahir pada Desember 2003. Penulis yang pertama kali mengusung seri KKPK adalah Sri Izzati, yang saat itu masih duduk di kelas V SD Istiqamah, Bandung. Sri Izzati membuat karya berjudul Kado untuk Umi. KKPK memang diniatkan sebagai wadah yang dapat dimanfaatkan oleh anak-anak dalam menciptakan prestasi pada bidang tulis-menulis.
Setelah karya Sri Izzati, pada Januari 2004 terbit kumpulan puisi karya Abdurahman Faiz, Untuk Bunda dan Dunia. Tidak lama setelah karya Faiz, muncul Dunia Caca (Putri Salsa) dan May, Si Kupu-Kupu (Dena). Ketika para pelopor KKPK beranjak remaja, seri KKPK tidak pernah kehilangan penulis. Anak-anak yang semula hanya menjadi pembaca KKPK, dengan penuh semangat mengirim karya tulis mereka. Nama-nama baru pun terus bermunculan dalam seri KKPK. Bukan jumlah penulis cilik saja yang semakin banyak, ide-ide baru pun tumbuh menyemarakkan seri KKPK. Seiring berjalannya waktu, KKPK tidak lagi berisi puisi dan cerita, ada juga yang mengirim kisah nyata, reportase, sketsa, sampai komik.
Saat ini, hampir semua anak Indonesia mengenal KKPK. Mereka senantiasa menunggu kisah-kisah baru dari temanteman mereka yang menjadi penulis KKPK. Sebagian lagi dari mereka terus berkreasi agar dapat menjadi penulis KKPK. Semoga KKPK semakin dicintai anak-anak Indonesia.

Beri ulasan produk ini

Spesifikasi Produk

SKU RK-1526
ISBN 978-602-420-715-1
Berat 110 Gram
Dimensi (P/L/T) 15 Cm / 21 Cm/ 0 Cm
Halaman 92
Jenis Cover Soft Cover