Rp 109,650
15%
Rp 129,000
Deskripsi
Snoop, aplikasi musik baru yang berhasil meraih seratus juta pengguna. Yang memungkinkan orang untuk mengintip apa yang tengah didengarkan orang lain secara real time.
Berada di puncak kesuksesan, tim inti Snoop melakukan retret ke sebuah pondok ski di Pegunungan Alpen. Di sana, rahasia perusahaan terkuak. Situasi tidak baik-baik saja. Posisi semua orang terancam. Perdebatan memanas. Dan, satu orang memutuskan bertindak, menyingkirkan semua penghalang.
Di tengah badai salju yang melanda, ketika mereka terjebak, tanpa listrik dan sinyal, korban mulai berjatuhan.
Satu
demi
satu ….
Spesifikasi
| SKU | : | ND-502 |
| ISBN | : | 9786232423763 |
| Berat | : | 400 gram |
| Dimensi (P/L/T) | : | 14 cm/ 21 cm/ 2 cm |
| Halaman | : | 444 |
| Tahun Terbit | : | 2023 |
| Jenis Cover | : | Soft Cover |
Ulasan
Aku adalah pencinta novel CTM. AKu memutuskan membaca novel ini karena sinopsisnya menarik banget, tentang pembunuhan dalam sebuah kelompok. Kita diajak mengenal semua orang, lalu satu per satu dari mereka mati.
Jujur, novel ini sangat mengaduk pikiranku. Awalnya tebakanku udah benar, terus makin dibaca aku mulai nuduh orang lain, makin dibaca lagi malah pindah ke orang lain lagi. Benar-benar tidak bisa ditebak. Cara penulis menyembunyikan identitas si pelaku juga sangat halus dan alami.
Salah satu hal yang membuat aku betah membacanya adalah karena terjemahannya cukup mulus, ditambah plotnya menarik banget. Di adegan mereka kejar-kejaran pake ski tuh, ya ampun itu menegangkan banget. Asli. Good job, Mbak Ruth.
Ini bukan novel Ruth Ware pertamaku sih. Aku udah baca yang In the Dark Dark Wood. Cuma, sepertinya kurang cocok sama aku. Tapi kalau yang One by One ini, dua jempol deh… mantap. Buat pencinta CTM, novel satu ini harus dicoba sih.
Jujur, novel ini sangat mengaduk pikiranku. Awalnya tebakanku udah benar, terus makin dibaca aku mulai nuduh orang lain, makin dibaca lagi malah pindah ke orang lain lagi. Benar-benar tidak bisa ditebak. Cara penulis menyembunyikan identitas si pelaku juga sangat halus dan alami.
Salah satu hal yang membuat aku betah membacanya adalah karena terjemahannya cukup mulus, ditambah plotnya menarik banget. Di adegan mereka kejar-kejaran pake ski tuh, ya ampun itu menegangkan banget. Asli. Good job, Mbak Ruth.
Ini bukan novel Ruth Ware pertamaku sih. Aku udah baca yang In the Dark Dark Wood. Cuma, sepertinya kurang cocok sama aku. Tapi kalau yang One by One ini, dua jempol deh… mantap. Buat pencinta CTM, novel satu ini harus dicoba sih.
ratings and short review of One By One by Ruth Ware : 4.5/5
gais, ini salah satu thriller yang makin dibaca makin susah ditinggal. awalnya memang agak slow karena masih ngenalin karakter dan situasinya, tapi begitu kejadian mulai satu-satu muncul... BEH, langsung page turner banget.
settingnya juga menarik karena semuanya terjadi di sebuah lodge mewah di French Alps yang malah berubah jadi tempat yang super mencekam setelah avalanche bikin mereka terisolasi. jadi selain dibuat penasaran sama siapa pembunuhnya, suasananya sendiri udah bikin tegang karena mereka literally gak bisa ke mana-mana.
aku juga suka karena hampir semua karakter punya kemungkinan jadi tersangka. masing-masing punya motif dan kepentingannya sendiri, sampai aku berkali-kali berubah pikiran soal siapa yang sebenarnya pelaku.
terus pas pembunuhnya mulai terungkap... deymm. intensitasnya makin naik dan bikin pengen terus lanjut sampai halaman terakhir. i swear, once you get into the murder part, you’ll keep turning the page cuz it’s so freaking intense bro!... Lihat selengkapnya
gais, ini salah satu thriller yang makin dibaca makin susah ditinggal. awalnya memang agak slow karena masih ngenalin karakter dan situasinya, tapi begitu kejadian mulai satu-satu muncul... BEH, langsung page turner banget.
settingnya juga menarik karena semuanya terjadi di sebuah lodge mewah di French Alps yang malah berubah jadi tempat yang super mencekam setelah avalanche bikin mereka terisolasi. jadi selain dibuat penasaran sama siapa pembunuhnya, suasananya sendiri udah bikin tegang karena mereka literally gak bisa ke mana-mana.
aku juga suka karena hampir semua karakter punya kemungkinan jadi tersangka. masing-masing punya motif dan kepentingannya sendiri, sampai aku berkali-kali berubah pikiran soal siapa yang sebenarnya pelaku.
terus pas pembunuhnya mulai terungkap... deymm. intensitasnya makin naik dan bikin pengen terus lanjut sampai halaman terakhir. i swear, once you get into the murder part, you’ll keep turning the page cuz it’s so freaking intense bro!... Lihat selengkapnya
Awalnya, aku kira buku ini alurnya bakal maju-mundur soalnya abis nampilin berita kecelakaan timelinenya mundur ke lima hari sebelum kejadian. Eh, ternyata enggak. Lima hari sebelum kejadian itu diceritain dengan runtut. Belum apa-apa udah kegocek :)
OKEDEH. Jadi, ceritanya ada startup yang ngembangin aplikasi musik, namanya Snoop, kurang lebih kayak Spotify tapi versi ekslusif & pretentious. Pas lagi sukses-suksesnya, founder & early employees perusahaan itu ngadain company retreat di chalet mewwah di French Alps.
NAH, ada badai salju dan mereka jadi terisolasi. Dan sesuai judulnya, one by one, satu per satu dari mereka meninggal karena kecelakaan... atau dibunuh.
Kejadian-kejadian di buku ini diceritakan dari dua sudut pandang, Erin (ex-karyawan chalet) dan Liz (karyawan Snoop yang dianggep outsider). Yang aku suka, walaupun dua-duanya pake sudut pandang orang pertama, pembaca bisa ngerasain bedanya pembawaan ceritanya dari Erin yang ngelihat lingkungan sekitar dengan super observant ke Liz yang isi kepalanya berisik diisi perasaan cemas, panik, takut.
JUJUR,... Lihat selengkapnya
OKEDEH. Jadi, ceritanya ada startup yang ngembangin aplikasi musik, namanya Snoop, kurang lebih kayak Spotify tapi versi ekslusif & pretentious. Pas lagi sukses-suksesnya, founder & early employees perusahaan itu ngadain company retreat di chalet mewwah di French Alps.
NAH, ada badai salju dan mereka jadi terisolasi. Dan sesuai judulnya, one by one, satu per satu dari mereka meninggal karena kecelakaan... atau dibunuh.
Kejadian-kejadian di buku ini diceritakan dari dua sudut pandang, Erin (ex-karyawan chalet) dan Liz (karyawan Snoop yang dianggep outsider). Yang aku suka, walaupun dua-duanya pake sudut pandang orang pertama, pembaca bisa ngerasain bedanya pembawaan ceritanya dari Erin yang ngelihat lingkungan sekitar dengan super observant ke Liz yang isi kepalanya berisik diisi perasaan cemas, panik, takut.
JUJUR,... Lihat selengkapnya
Aku suka banget dengan cerita mereka bermain ski, serasa aku ikut iburan juga bersama mereka.. Padahal yahh cuma di imajinasiku aja. wkwk
Aku juga suka gaya penulisan Ruth Ware yang merujuk semua tokoh berpotensi sebagai tersangka.
Aku juga suka gaya penulisan Ruth Ware yang merujuk semua tokoh berpotensi sebagai tersangka.
Kamu Mungkin Suka
Lihat Semua
Han Jung
Directors Cut – Special Offer Sprayed Edges + Bonus Keychain Acrylic
Rp 84,150
15%
Rp 99,000
The Black Lizard (Shira Classic)
Rp 55,000
20%
Rp 69,000
Naomi (Shira Classic)
Rp 79,000
20%
Rp 99,000
No Longer Human (Shira Classic)
Rp 47,000
20%
Rp 59,000
Oscar Wilde
The Picture Of Dorian Gray (Poise)
Rp 67,150
15%
Rp 79,000
Robert Louis Stevenson
Strange Case Of Dr Jekyll And Mr Hyde (Poise)
Rp 41,650
15%
Rp 49,000
Ahmad Zayd Al-Malik
The City Of The Isisos (Poise Press)
Rp 84,150
15%
Rp 99,000
Grace Tioso
Dunia Lisbeth - Special Offer - Paket Lisbeth - Keychain Eksklusif Bisindo + Bonus Stiker Boba
Rp 111,650
13%
Rp 128,000
Grace Tioso
Dunia Lisbeth - Special Offer - Paket Bryan - Bonus Stiker Boba
Rp 92,650
15%
Rp 109,000
The First Frost Bundling
Rp 230,000
30%
Rp 329,000
The First Frost Part 1
Rp 118,000
30%
Rp 169,000
The First Frost Part 2
Rp 118,000
30%
Rp 169,000


