Buku Seri Read Aloud… - Andina Subarja | Mizanstore.com

(0) KERANJANG

Rp 0
Rp 58,650
15% Rp 69,000

Deskripsi

Saat membawa onde-onde raksasa,

Kancil terpeleset, menggelinding ke bawah.

Gelinding … gelinding … gelinding ….

 

Kancil terus menggelinding ke bawah,

padahal di sana ada Anak Babi Hutan,

Domba, Anoa, dan Orang Utan.

Awaaas!

 

Apakah mereka selamat?

Spesifikasi

SKU  :  NR-425
ISBN  :  9786232422698
Berat  :  300 gram
Dimensi (P/L/T)  :  23 cm/ 23 cm/ 2 cm
Halaman  :  32
Tahun Terbit  :  2021
Jenis Cover  :  Soft Cover

Ulasan

Shovy Ramadhanti
Shovy Ramadhanti 31-01-2026 18:11:11
Gelinding || Andina Subarja || Penerbit Noura Kids || Playbook || 33 Hlm || Cetakan Pertama, Oktober 2021 Siapa yang nggak tau onde-onde? Termasuk jajanan tradisional yang banyak dijual di pasar, berbentuk bulat dengan isian kacang hijau dan ditaburi biji wijen. Di zaman sekarang nggak terlalu susah menemukan orang yang menjual onde-onde, nggak perlu risau kalau ingin makan onde-onde pas siang, sore atau malam hari karena di beberapa kota terlebih yang kutau di Karesidenan Besuki sering ditemukan penjual onde-onde di pinggir jalan yang jualannya menggunakan gerobak makanan. Seiring berkembangnya zaman, onde-onde memiliki banyak varian rasa, seperti cokelat, matcha, dsb. Namun, onde-onde isian kacang hijau tetap juara menurutku. Dilansir dari beberapa situs seperti fimela/com, onde-onde pertama kali dibawa oleh pedagang Tiongkok ke Nusantara pada tahun 1300-1500 M. Dibawa oleh Laksamana Cheng Ho dari Dinasti Ming yang mana dulu onde-onde berisi pasta gula merah aja. Dikutip dari kumparan/com onde-onde juga memiliki filosofi,... Lihat selengkapnya
Citra Agustin
Citra Agustin 09-01-2026 15:51:22
Buku seri read aloud berjudul Gelinding ini bukan sekedar buku bacaan anak biasa. Selain cerita dan ilustrasi yang menarik, melalui buku ini anak-anak diajarkan mengenal salah satu jajanan tradisional yaitu onde-onde yang mana di zaman sekarang anak-anak lebih menyukai jajanan kekinian dibanding jajanan khas Nusantara. Walaupun buku ini juga menggunakan perbendaharaan kata yang sedikit dan terkesan mengulang-ulang tapi hal ini justru membantu anak mengembangkan kemampuan kognitifnya. Adapun pesan moral dibalik cerita Geliding, menurut kacamata saya sebagai pembaca ialah senantiasa berhati-hati dimanapun, jangan memaksakan sesuatu diluar batas kemampuan kita, agar tidak merugikan siapapun. Dan untuk setiap kejadian apapun selalu ada hal manis didalamnya.