Buku Northanger Abbey - Jane Austen | Mizanstore.com
Rp 44,500
50% Rp 89,000

Deskripsi

Catherine Morland bukanlah gadis dengan pesona luar biasa, dia hanyalah remaja pedesaan polos yang gemar membaca novel-novel gotik. Saat mengunjungi kota Bath bersama keluarga tetangganya, dunia sosial yang ramai dan pesta gemerlap mempertemukannya dengan Isabella Thorpe yang penuh drama dan Henry Tilney, pria cerdas lagi menawan yang tertarik padanya.

Ketika diundang untuk menginap di rumah keluarga Tilney, Northanger Abbey yang tersohor, Catherine datang dengan bayang-bayang fantasi gotik. Dia mulai menyelidiki kematian ibu Henry dan mencurigai kepala keluarga Tilney yang mungkin tidak sebaik tampak luarnya. Namun, rahasia terbesar yang dia temukan bukan terkurung di ruang gelap, melainkan tersembunyi dalam perilaku manusia: cinta, ambisi, dan permainan status sosial.

Lewat Catherine Morland, muncul penyadaran bahwa dunia nyata jauh lebih rumit daripada fiksi, dan bahwa memahami orang lain—terutama diri sendiri—membutuhkan kedewasaan, bukan sekadar imajinasi. Dengan satire khas Jane Austen, Northanger Abbey mengkritik tren sastra pada zamannya sambil menyuguhkan potret tajam tentang masyarakat, kelas, dan peran perempuan dalam pernikahan.

Spesifikasi

SKU  :  QN-159
ISBN  :  9786024413880
Berat  :  300 gram
Dimensi (P/L/T)  :  13 cm/ 21 cm/ 2 cm
Halaman  :  288
Tahun Terbit  :  2025
Jenis Cover  :  Soft Cover

Ulasan

Martha Althea Misty Misty
Martha Althea Misty Misty 14-10-2026 14:31
5 buku Jane Austen sudah kubaca, dan tanpa melebih-lebihkan, aku dengan tulus memberikan kelimanya bintang 5.

*Northanger Abbey* — Jane Austen

Aku suka Northanger Abbey.

Buku ini punya sesuatu yang membuatku cukup sering tersenyum sendiri selama membacanya: sarkasme Jane Austen.

Austen benar-benar punya cara yang khas untuk menyindir sesuatu tanpa harus mengatakannya secara terang-terangan.

Catherine juga cukup menarik untuk diikuti.

Dia sangat mudah terbawa oleh apa yang dibacanya sampai imajinasinya kadang berjalan terlalu jauh. Ada beberapa bagian ketika aku ikut merasa tegang karena apa yang ada di kepalanya, padahal kalau dipikir-pikir lagi, mungkin memang aku yang ikut terbawa suasana bersamanya.

Dan di situlah aku merasa Austen sedang bermain dengan pembacanya.

Kita bisa begitu mudah mempercayai sesuatu hanya karena sudah lebih dahulu membayangkannya.

Aku juga suka bagaimana buku ini tidak menjelaskan semuanya secara berlebihan. Ada banyak hal yang justru terasa dari percakapan, sindiran, dan cara Austen menyampaikan sesuatu dengan begitu halus.

Setelah membaca Northanger Abbey, aku semakin memahami kenapa aku...
Lihat selengkapnya
deby fathya
deby fathya 13-10-2026 10:43
Ternyata dari zaman dulu, sudah banyak juga yang bersikap diskriminatif terhadap pembaca novel ya. Seperti yang terlihat dari karakter-karakter di Northanger Abbey karya Jane Austen, bagaimana orang bisa dinilai intelektualitasnya hanya dari bacaan dan penulis yang mereka pilih. Seolah membaca satu jenis novel dianggap tidak “seberkelas” novel karya penulis lain, padahal sama-sama novel.

Untuk sastra klasik sendiri, menurutku yang paling berkesan bukan soal plot atau alur cerita. Yang dinikmati justru narasi, deskripsi, dan cara penulis menggambarkan karakter manusia secara mendalam. Baca klasik itu membuatku memahami sifat-sifat manusia sampai ke seluk-beluknya, karena ditulis dengan begitu detail.

Hal yang mungkin ada, tapi jelas tidak untuk dicontoh, adalah imajinasi Catherine Morland—tokoh utama kita. Karena kecintaannya terhadap novel-novel gotik, terutama The Mysteries of Udolpho karya Ann Radcliffe, Catherine jadi terlalu terpengaruh. Dia membayangkan tempat tinggal seperti kastil megah yang terbengkalai, misteri para penghuninya, lalu mulai menaruh curiga pada penghuni Northanger Abbey sendiri. Obsesi kecil ini membuat...
Lihat selengkapnya