Buku Piranesi - Susanna Clarke | Mizanstore.com

(0) KERANJANG

Rp 0
Rp 79,900
15% Rp 94,000

Deskripsi

Sejak Dunia berawal, dipastikan ada 15 orang yang eksis:

 

ORANG PERTAMA: DIRIKU

Aku yakin aku berusia antara 30–35 tahun.

Tinggiku kira-kira 183 cm dan tubuhku bertipe ramping.

 

ORANG KEDUA: YANG LAIN

Aku memperkirakan umur Yang Lain sekitar 50–60 tahun.

Dia seorang ilmuwan sepertiku dan satu-satunya manusia lain yang masih hidup.

Piranesi. Seperti itulah dia memanggilku.

Yang terasa aneh karena sejauh yang kuingat, itu bukan namaku.

 

ORANG KETIGA SAMPAI KELIMA BELAS

Kerangka-kerangka yang kutemukan di berbagai Aula dalam berbagai kondisi.

 

ORANG KEENAM BELAS

Dan, Kau. Siapa Kau? Kepada siapa aku menulis?

Apakah Kau seorang penjelajah yang mencurangi

Gelombang-Gelombang dan menyeberangi Lantai-Lantai Hancur dan Tangga-Tangga Telantar demi mencapai Aula-Aula ini?

Atau, mungkinkah Kau seseorang yang menghuni Aula-Aulaku sendiri, lama setelah aku mati?

Spesifikasi

SKU  :  ND-546
ISBN  :  9786232424920
Berat  :  300 gram
Dimensi (P/L/T)  :  14 cm/ 21 cm/ 2 cm
Halaman  :  286
Tahun Terbit  :  2025
Jenis Cover  :  Soft Cover

Ulasan

Marshella
Marshella 31-01-2026 19:40:59
Hanya satu kata yang bisa menggambarkan Piranesi secara keseluruhan MASTERPIECE. Saya sudah terbiasa membaca buku fantasi dalam berbagai genre tapi entah mengapa buku ini berbeda. Buku ini membutuhkan pemahaman lebih karena menurut saya sendiri punya banyak makna tersirat yang baru bisa dipahami setelah dibaca berulang-ulang.

Sedari awal diperkenalkan seorang laki-laki yang tidak diketahui namanya tetapi Yang Lain memberinya nama Piranesi. Piranesi tinggal disebuah aula yang begitu besarnya sampai tidak berujung. Menceritakan bagaimana keseharian Piranesi menjalani kehidupannya dalam aula yang dikenal sebagai Vestibula.

Tinggal disebuah aula besar yang terdiri dari banyaknya curug dan patung-patung. Salah satu patung yang sangat iconic "Faun" yang setengah manusia dan setengah binatang (kambing). Patung Faun disini mengingatkan saya dengan tokoh Mr. Tumnus yang merupakan Faun di Narnia.

Dugaan awal saya bahwa Piranesi ini ingatannya terhapus dan hidup didunia lain itu sudah terbukti setelah selesai membaca buku ini. Kenapa saya bisa menduga ingatannya dihapus? berdasarkan jurnal-jurnal yang ditulis oleh...
Lihat selengkapnya
Sanneti Hevianis
Sanneti Hevianis 31-01-2026 17:04:01
Aku suka dengan deskripsi dunia tempat Piranesi tinggal ini. Rumah seluas dunia, dengan lorong-lorong gak berujung, dan banyak aula-aula, kayak labirin raksasa. Tiap aula dihiasi patung-patung, berasa kek estetik gitu. wkwkw.

Walaupun yaa.. ini bukan buku yang mudah untuk dibaca. Di awal terasa sulit sekali untuk bisa 'masuk' ke dalam cerita, tapi di pertengahan akhirnya aku bisa 'ikut' mengembara berbagai macam aula bersama Piranesi.

Aku juga suka banget dengan sosok Piranesi ini. Polos, baik banget, tulus. Walaupun kepolosannya bikin gemess. Jadinya kesel banget kalo ada yang memanfaatkan kepolosannya ini..

Novel ini tuh konsep ceritanya bener-bener unik, out of the box. Walaupun (katanya) ini genre fantasy, tapi bisa banget masuk ke ranahnya magical realism, atau sci-fi (?). Gak nyangka sama sekali kalo akhirnya dibawa kesitu.
aynsrtn
aynsrtn 31-01-2026 14:20:02
Jika kamu maju mundur membaca novel karena takutnya ini high fantasy, fantasy mithology, yang buat kamu nggak ngerti, maka turunkan ekspektasi itu. Sebab buku ini adalah dark academia slight thriller-mystery yang mind blowing-nya tuh blowing banget. Serius, kalau kamu udah terlanjur baca dan di bagian 1 atau bagian 2 nggak ngerti ini buku apaan. Kok kayak cerita orang lagi demam. TERUSKAN. LANJUTKAN! Jangan DNF dulu. Karena di bagian 3, kamu akan menemukan buku ini sejatinya tentang apa. Dan akan membuatmu tercengang dan termenung.

"Kok bisa buat cerita seperti ini?"
Itu kalimat yang aku utarakan ketika sampai di bagian 3 buku ini. Pantas buku ini mendapatkan penghargaan karena memang setidakbiasa itu bukunya (but in good way). Buku ini tak hanya bercerita tentang keabsurdan suatu tempat, tetapi ada okultisme dan pemikiran yang revolusioner serta radikal yang membuat orang bisa "terjebak" di suatu labirin tanpa bisa keluar lagi.

Buku dengan konsep jurnal yang unik. Buku yang...
Lihat selengkapnya