Deskripsi
Sendirian dan ketakutan, Xingyin putri Dewi Bulan terpaksa kabur dari rumah karena eksistensinya tidak boleh diketahui,terutama oleh Kaisar dan Permaisuri Kayangan yang teramat membenci orangtuanya. Namun, tepat di Kerajaan Kayangan-lah Xingyin terdampar dan harus memulai penyamaran, hingga akhirnya menjadi teman belajar sang Putra Mahkota, Liwei. Berada di tengah-tengah musuh, yang Xingyin inginkan hanyalah bertahan hidup. Menguak kekuatannya sendiri sebagai pemanah hebat, Xingyin terjun dalam misi-misi penyelamatan dunia yang mengancam nyawa, didampingi kapten Pasukan Kayangan yang terkenal, Wenzhi. Semua itu demi mendapatkan karunia dari Kaisar agar ibunya bisa dibebaskan dari hukuman kurungan kekal di
Bulan.Xingyin akan melakukan apa pun untuk kembali ke rumah, bahkan meski itu berarti mengkhianati orang-orang yang dia sayang.
Spesifikasi
| SKU | : | ND-511 |
| ISBN | : | 9786232424340 |
| Berat | : | 550 gram |
| Dimensi (P/L/T) | : | 14 cm/ 21 cm/ 3 cm |
| Halaman | : | 520 |
| Tahun Terbit | : | 2024 |
| Jenis Cover | : | Soft Cover |
Ulasan
Xingyin terjatuh didekat kerajaan khayangan dengan menyembunyikan identitasnya seorang putri dari dewi bulan. Bekerja melayani permaisuri yang banyak maunya. Jujur saya kesal sekali pada bagian ini hahaha. Walaupun Xinyin tidak tahan dengan sikap permaisuri terus bertahan demi mencari cara untuk membebaskan ibunya di bulan.
Hingga suatu tragedi terjadi dan mengharuskan Xingyin untuk membersihkannya dan bertemu LIwei. Liwei memperkenalkan diri dan mengajak Xingyin untuk belajar bersama-sama, akrab, mulai memiliki hubungan yang dekat.
Xingyin bergabung dipasukan kerajaan khayangan yang dikepalai oleh Wenzhi. Misi-misi dilakukan secara bersama-sama hingga Xinyin bisa menjadi salah satu pemanah... Lihat selengkapnya
Sebagai orang yang suka banget novel fantasi romance, buku ini cocok banget sama aku????.
Bercerita tentang Xingyin, putri Dewi Bulan yang harus lari dan bersembunyi karena eksistensinya tidak boleh diketahui oleh Raja dan Ratu Kayangan. Dalam pelariannya, Xingyin menjadi seorang pelayan dan tanpa sengaja bertemu Pangeran Liwei. Sosok Pangeran Liwei digambarkan sebagai pangeran yang tampan, cerdas, pandai bertarung dan walas asih. Pokoknya kalau ada paket komplit, nah pangeran ini lah termasuk paketnya, eitsss tapi ada minusnya.. minusnya apa? Baca aja bukunya biar tau ????
Setelah berbagai ujian yang dilewati Xingyin, akhirnya Ia resmi menjadi teman belajar Pangeran Liwei. Dari sekian banyak pelajaran yang telah dilalui, akhirnya diketahui bahwa Xingyin memiliki bakat sebagai pemanah. Disinilah Ia berkenalan dengan Kapten Wenzhi, pemuda belia yang gagah, tampan, kuat, act of service, pokoknya yang ini paket komplit juga.
Yang aku suka dari buku ini adalah kemampuan penulis untuk... Lihat selengkapnya
Terbuang, terhina, terpenjara; gambaran nyata bagi mereka.
Alam Kekal, Alam Fana, dan Alam Demon. Jatuh-bangun, telah dirasakan oleh anak Dewi Bulan. Merasakan betapa sulitnya perjuangan akan pencapaian ‘hidup tenteram nan bahagia.’
Kenyataannya, melalui: Pelajaran, pertemanan, percintaan, pengkhianatan; disesap dengan penuh keringat dan darah. Semata-mata, karena ... mengejar titik terang yang diinginkan. Tentu saja, jangan lupakan perihal: Pemanah, Naga, serta esensi dari batu mutiara.
Ingin merasakan senyam-senyum atau cekikikan pelan yang rasanya tampak pada wajah? Bacalah ini sampai selesai. Bukan hanya senyam-senyum saja, rutukan berupa kejengkelan juga ada. Sejujurnya, alur ini ‘menggigit’ di hampir penghujung cerita.
Di mana pergulatan antar prajurit Kerajaan Kayangan bertarung dengan prajurit Alam Demon. Seru? Lumayan! Mungkin saja, apa yang saya jabarkan berbeda dengan apa yang dirasakan orang lain. Namun, pengalaman... Lihat selengkapnya
Terbuang, terhina, terpenjara; gambaran nyata bagi ????????????????????????.
Alam Kekal, Alam Fana, dan Alam Demon. Jatuh-bangun, telah dirasakan oleh anak Dewi Bulan. Merasakan betapa sulitnya perjuangan akan pencapaian ‘hidup tenteram nan bahagia.’
Kenyataannya, melalui: Pelajaran, pertemanan, percintaan, pengkhianatan; disesap dengan penuh keringat dan darah. Semata-mata, karena ... mengejar titik terang yang diinginkan. Tentu saja, jangan lupakan perihal: Pemanah, Naga, serta esensi dari batu mutiara.
Ingin merasakan senyam-senyum atau cekikikan pelan yang rasanya tampak pada wajah? Bacalah ini sampai selesai. Bukan hanya senyam-senyum saja, rutukan berupa kejengkelan juga ada. Sejujurnya, alur ini ‘menggigit’ di hampir penghujung cerita.
Di mana pergulatan antar prajurit Kerajaan Kayangan bertarung dengan prajurit Alam Demon. Seru? Lumayan! Mungkin saja, apa yang saya jabarkan berbeda dengan apa yang dirasakan orang lain. Namun, pengalaman... Lihat selengkapnya
Novel ini memiliki alur yg sangat lambat. Jadi, mungkin beberapa dari kalian yang tidak suka dengan slow pacing akan terasa sangat membosankan.
Aku diajak mengikuti kehidupan Xingyin saat pertama kali tiba di Khayangan, bekerja di Griya Lotus, hingga pertemuannya dgn Pangeran Liwei, yang perhatian, baik hati, tidak tamak akan kekuasaan, dan jauh berbeda dari kedua orang tuanya yang kejam & ambisius.
Dari sinilah berkembang kisah romansa yg manis antara Xingyin & Liwei, yang membuat perasaanku ikut campur aduk. Menariknya, ada pula tokoh second lead yg sempat membuat hatiku berpaling sejenak dari Pangeran Liwei bernama Kapten Wenzhi, yang jg digambarkan sbg sosok yg tampan & pemberani.
Tapi aku kurang menyukai sikap Xingyin yang mudah dimabuk asmara dan mudah tergoda oleh bujuk rayu keduanya.
Meski begitu, Xingyin digambarkan sebagai sosok perempuan yang kuat, berani, dan tangguh. Novel ini banyak menyoroti perjalanan jatuh... Lihat selengkapnya


