Buku DUNIA MAYA (REPUBLISH) - Jostein Gaarder | Mizanstore
  • DUNIA MAYA (REPUBLISH)
Ketersediaan : Tersedia

DUNIA MAYA (REPUBLISH)

    Deskripsi Singkat

    Diperlukan waktu bermiliar-miliar tahun untuk menciptakan seorang manusia. Dan hanya dibutuhkan beberapa detik untuk mati. Di Pulau Taveuni, Fiji, sejumlah orang tanpa sengaja berkumpul. Masing-masing menyimpan luka di hati. John Spooke, seorang penulis Inggris, masih berduka akan kematian istrinya. Frank Andersen, seorang ahli biologi evolusioner dari Norwegia, kehilangan seorang anak… Baca Selengkapnya...

    Rp 89.000 Rp 75.650
    -
    +


    Diperlukan waktu bermiliar-miliar tahun
    untuk menciptakan seorang manusia.
    Dan hanya dibutuhkan beberapa detik untuk mati.

    Di Pulau Taveuni, Fiji, sejumlah orang tanpa sengaja berkumpul. Masing-masing menyimpan luka di hati. John Spooke, seorang penulis Inggris, masih berduka akan kematian istrinya. Frank Andersen, seorang ahli biologi evolusioner dari Norwegia, kehilangan seorang anak dalam sebuah kecelakaan tragis dan berpisah dari istrinya.

    Di antara mereka, tidak ada yang lebih menarik perhatian daripada Ana dan José, pasangan penuh teka-teki dari Spanyol. Mengapa mereka kerap saling melontarkan kalimat-kalimat ganjil tentang alam semesta dan Joker? Mengapa Ana begitu mirip dengan model lukisan Maja karya Goya yang terkenal? Dan siapakah Joker itu? Apa hubungannya dengan Maya, “ilusi-dunia”?

    Novel Jostein Gaarder ini menyoroti gagasan-gagasan yang besar: penciptaan alam semesta, evolusi kehidupan di bumi, munculnya manusia, dan tujuan dari keberadaan manusia.





    Kita melahirkan dan dilahirkan oleh sebuah jiwa yang tak kita kenal.
    Kita adalah teka-teki yang tak teterka siapa pun.
    Kita adalah dongeng yang terperangkap dalam khayalannya sendiri.
    Kita adalah apa yang terus berjalan tanpa pernah tiba pada pengertian.


    Sang mata yang meneliti alam semesta adalah mata alam semesta itu sendiri.


    Apakah dongeng benar-benar akan menjadi dongeng jika ia tidak bisa
    melihat dirinya sendiri? Apakah kehidupan sehari-hari akan menjadi keajaiban
    jika ia terus-menerus berkeliling untuk menjelaskan dirinya sendiri?


    Ia tahu ia akan pergi, maka ia sudah setengah-pergi.
    Ia akan pergi ke Ketiadaan. Begitu tiba, ia bahkan tidak akan dapat bermimpi
    untuk pulang. Ia menuju dunia yang di sana bahkan tidak ada tidur.





    Prolog

    AKU TAK AKAN PERNAH MELUPAKAN PAGI YANG LEMBAP DAN berangin pada Januari 1998 itu, saat Frank mendarat di Taveuni, sebuah pulau kecil di Fiji. Petir bergemuruh sepanjang malam, dan sebelum waktu sarapan, para pegawai Maravu Plantation Resort sibuk memperbaiki kerusakan di pembangkit listrik. Karena seluruh persediaan makanan beku terancam rusak, aku mengajukan diri mengemudi ke Matei untuk menjemput tamu-tamu baru yang dijadwalkan mendarat di pulau “date-line” dengan pesawat pagi dari Nadi. Angela dan Jochen Kiess sangat berterima kasih karena tawaranku itu, dan Jochen mengatakan bahwa pada waktu krisis, kita selalu dapat mengandalkan orang Inggris.

    Aku memerhatikan orang Norwegia yang serius itu saat ia memasuki Land Rover. Ia berumur 40-an tahun, bertinggi sedang, dan pirang seperti kebanyakan orang Skandinavia lainnya, tetapi matanya cokelat dan memiliki aura lesu. Ia memperkenalkan diri sebagai Frank Andersen, dan aku ingat saat itu aku menduga-duga bahwa mungkin ia adalah salah satu orang langka yang sepanjang hidup tertekan oleh kesedihan akan ketiadaan semangat dan keajekan dalam hidup kita. Dugaan ini menghilang saat sore harinya aku mengetahui bahwa ia adalah seorang ahli biologi evolusioner. Bagi mereka yang memang berkecenderungan murung, biologi evolusioner sama sekali bukan ilmu yang membangkitkan semangat.


    *

    Di atas meja di rumahku di Croydon, ada secarik kartu pos dari Barcelona yang telah kusut, tertanggal 26 Mei 1992. Kartu pos itu bergambarkan kastel-pasir yang belum selesai dari sebuah katedral, La Sagrada Familia, karya Gaudí dan di belakangnya tertulis:


    Frank tercinta,
    Aku akan datang ke Oslo hari Selasa. Tetapi, aku tidak akan sendiri. Ada yang berbeda sekarang. Kau harus mempersiapkan dirimu untuk menghadapi sesuatu. Jangan telepon aku! Aku ingin bertemu denganmu sebelum kata mengemuka di antara kita. Ingatkah engkau tentang ramuan ajaib? Sesaat lagi kau akan dapat menikmati beberapa tetes darinya. Ter­kadang aku merasa amat takut. Adakah langkah yang bisa kita ambil ber­dua untuk berdamai dengan singkatnya kehidupan?


    Vera tercintamu







    Manifesto
     1

    Ada sebuah dunia. Dari segi probabilitas, hal ini nyaris mustahil. Akan jauh lebih mungkin jika, secara kebetulan, tidak ada apa pun. Dengan begitu, setidaknya tak ada satu orang pun yang akan menanyakan mengapa tidak ada apa pun.


     2
    Bagi seorang pengamat yang netral, dunia ini tidak hanya bagaikan sebuah fenomena nyaris mustahil yang hanya bisa terjadi sekali. Dunia ini juga senantiasa merupakan sebuah beban bagi akal sehat. Jika memang akal sehat itu ada, maksudku akal sehat yang netral. Itulah suara dari dalam batin. Itulah yang disuarakan Joker.

     3
    Di sini dan sekarang, suara itu telah diucapkan keturunan para amfibi. Dilontarkan oleh keponakan para kadal darat dalam hutan aspal. Pertanyaan yang diajukan keturunan para vertebrata berbulu itu adalah apakah ada alasan di balik kepompong tak tahu malu ini yang tumbuh dan tumbuh ke segala arah.


     4
    Seseorang bertanya: Seberapa besarkah kemungkinan sesuatu tercipta dari ketiadaan? Atau tentu saja sebaliknya: berapa besarkah kemungkinan sesuatu ada untuk selamanya? Dan apakah bahkan mungkin untuk menghitung kemungkinan suatu materi kosmos menyeka tidur berabad-abad dari matanya suatu pagi dan tiba-tiba terjaga, menyadari dirinya sendiri?

     5
    Jika tuhan memang ada, tidak hanya ia ulung meninggalkan jejak. Lebih dari segalanya, ia ahli menyembunyikan diri. Dan dunia bukanlah sesuatu yang pandai bercerita. Langit masih menjaga rahasia mereka. Tidak banyak desas-desus yang beredar di antara bintang-bintang. Tetapi, belum ada seorang pun yang melupakan Big Bang. Sejak saat itu, keheningan meraja, dan semua yang ada di sana pun bergerak menghindar. Kita masih bisa bertemu dengan sebuah bulan. Atau sebuah komet. Tetapi, jangan mengharapkan sambutan hangat. Undangan berkunjung tidak ditulis di angkasa luar.


     6
    Pada awalnya terjadilah Big Bang, dan hal itu telah lama sekali terjadi. Ini hanyalah sebuah pengingat akan adanya pertunjukan tambahan malam ini. Anda masih dapat membeli karcis. Singkatnya, pertunjukan tambahan itu berfokus pada menciptakan pemirsanya sendiri. Walau bagaimanapun, tanpa adanya pemirsa yang memberi tepuk tangan, tidaklah masuk akal untuk menyebut acara tersebut sebagai sebuah pertunjukan. Masih ada tempat duduk yang tersisa.


     7
    Siapakah yang dapat menikmati pertunjukan kembang api kosmos jika bangku-bangku penonton di langit hanya dipenuhi es dan api? Siapakah yang bisa menduga bahwa amfibi pemberani pertama tidak hanya merangkak satu langkah kecil ke pantai, tetapi juga melakukan satu lompatan raksasa di atas jalan panjang yang mengantarkan primata dapat memandangi panorama evolusi mereka yang membanggakan dari awal jalan yang sama itu? Tepuk tangan bagi Big Bang baru terdengar lima belas miliar tahun setelah ledakan itu terjadi.


     8
    Tidak bisa disangkal, menciptakan dunia seisinya adalah sebuah prestasi yang patut dikagumi. Walaupun tentu dunia yang mampu menciptakan dirinya sendiri pantas mendapatkan penghargaan lebih besar. Dan sebaliknya: pengalaman menjadi sesuatu yang diciptakan tidak ada artinya dibandingkan perasaan yang meluap-luap karena telah menciptakan diri sendiri dari kehampaan dan berdiri tegak dengan kedua kakinya.


     9
    Joker merasakan dirinya tumbuh, ia merasakannya pada lengan dan kakinya, ia merasa dirinya bukanlah sesuatu yang hanya ia bayangkan. Ia merasakan mulut manusianya menumbuhkan email dan gading. Ia merasakan ringannya tulang-tulang iga primata di bawah gaun tidurnya, merasakan denyutan teratur yang berdetak dan berdetak, memompa cairan hangat ke dalam tubuhnya sekarang.


     10
    Sama sekali tidak aneh bahwa Sang Pencipta beristirahat setelah membentuk manusia dari debu dan meniupkan kehidupan ke dalam lubang hidungnya, sehingga menjadikannya makhluk hidup. Yang mengejutkan dari kejadian itu adalah Adam yang sama sekali tidak keheranan.


     11
    Joker berjalan di antara para peri dalam penyamaran primata. Ia memerhatikan sepasang tangan yang ganjil, mengusap pipi yang tidak ia kenal, memegang alisnya, dan tahu bahwa di dalamnya terdapat sebuah teka-teki menghantui tentang dirinya, plasma jiwanya, agar-agar dari pengetahuan. Lebih mendekati inti dari hal-hal tidak akan pernah ia capai. Ia memiliki sebuah perasaan samar bahwa tentunya ia adalah sebuah otak yang dicangkokkan. Oleh karenanya, ia tidak lagi merupakan dirinya sendiri.



     12
    Sebuah kerinduan menyebar di dunia. Semakin besar dan perkasa sesuatu, semakin tajamlah terasa kebutuhan akan penebusan. Siapakah yang mendengarkan penderitaan sebutir pasir? Siapakah yang memasang telinga untuk menyimak keinginan seekor kutu? Jika tiada satu pun keberadaan, tak seorang pun akan mendambakan apa pun.


     13
    Kita melahirkan dan dilahirkan oleh sebuah jiwa yang tak kita kenal. Ketika teka-teki itu berdiri pada kedua kakinya tanpa dapat terpecahkan, itulah giliran kita. Ketika impian mencubit lengannya sendiri tanpa terbangun, itulah kita. Karena kita adalah teka-teki yang tak teterka siapa pun. Kita adalah dongeng yang terperangkap dalam khayalannya sendiri. Kita adalah apa yang terus berjalan tanpa pernah tiba pada pengertian.







    1
    Sesuatu menajamkan telinga dan membuka sebelah mata: naik dari dalam jilatan api, naik dari dalam sup purba yang kental, naik melalui gua-gua labirin, dan naik, naik melintasi ufuk stepa.

    2
    Jalan rahasia itu tidak berputar ke dalam, tapi berputar ke luar, tidak memasuki labirin tapi keluar dari labirin. Keluar, menuju ke atas dari uap hidrogen, belitan yang berputar-putar, dan supernova yang meledak, jalan rahasia itu telah berlalu. Tahap terakhirnya adalah jeratan makromolekul yang dibuat sendiri.

    3
    Jerat laba-laba rahasia keluarga terentang mulai dari teka-teki mikro di dalam sup purba hingga ikan duri berongga peramal dan amfibi tingkat tinggi. Dengan hati-hati, tongkat estafet telah diteruskan oleh reptilia berdarah panas, prosimian yang piawai berakrobat, dan kera mirip-manusia yang muram. Apakah persepsi-diri secara laten telah tersembunyi jauh di dalam otak sang reptilia? Tidak pernahkah ada di antara makhluk-makhluk eksentrik mirip-manusia yang mendapatkan firasat membuai tentang master plan itu sendiri?

    4
    Seperti kabut sihir, panorama itu muncul, melalui kabut, di atas kabut. Saudara tiri dari Neanderthal yang ternama memegang alisnya karena tahu bahwa di belakang dahi primatanya, melayanglah materi otaknya yang lembut, auto-pilot evolusi, kantung udara festival protein antara khayalan dan materi.

     

    Tentang Jostein Gaarder

    Jostein Gaarder

    Sebelum menjadi penulis profesional, Jostein Gaarder adalah seorang guru filsafat. Kecintaannya pada filsafat membuatnya mulai menulis buku-buku filsafat dalam gaya populer.

    Pada 1991, tanpa disangka-sangka novel filsafatnya, Sophie’s World (terj. Indonesia: Dunia Sophie, Mizan, 1996) yang merupakan buku fiksi terlaris di dunia pada 1995. Sophie’s World telah diterjemahkan dalam 50 bahasa dunia.


    Sejak kesuksesannya itu, Gaarder beralih profesi menjadi penulis profesional. Karya-karyanya yang sukses juga adalah Princess of Tales, The Orange Girl, Dunia Maya, The Magic Library, Cecilia and the Angel, Dunia Anna, Misteri Soliter, The Puppeteer, The Castle in the Pyrenees, dan House of Tales.
     

    Selain menulis, dia giat mengampanyekan pelestarian lingkungan melalui Sofie Foundation yang didirikannya bersama istrinya, Siri, pada 1997. Kini, dia tinggal di Oslo, Norwegia.




    Keunggulan Buku

    “Novel yang sarat gagasan.
    Menghibur sekaligus penuh hikmah.”

    Daily Mail

    “Pengarang best-seller Dunia Sophie kembali dengan petualangan filosofis
    yang menakjubkan ... kali ini memasuki dunia makna hidup dan cinta.
    Sangat menggoda!”
    The Scotsman



    “Anda akan selalu menemukan kejutan setiap kali membaca buku Jostein Gaarder,
    Dunia Maya tidak terkecuali. Sebuah novel yang filosofis, misterius, dan mengejutkan.
    Sungguh memikat.”
    Bookcrossing



    “Berani dan imajinatif.”
    Waterstones Quarterly

    Resensi

    Beri ulasan produk ini

    Spesifikasi Produk

    SKU UC-104
    ISBN 978-602-441-127-5
    Berat 360 Gram
    Dimensi (P/L/T) 13 Cm / 21 Cm/ 0 Cm
    Halaman 420
    Jenis Cover Soft Cover