Kalau di buku-buku sebelumnya magisnya masih terasa hangat dan playful, di sini skalanya makin gede. Ngga cuma soal toko roti atau buku resep keluarga yaa, tapi juga tentang gimana sihir bisa jadi sesuatu yang berbahaya kalau jatuh ke tangan yang salah.
Aku suka banget karena Rose di buku ini kelihatan jauh lebih berani. Dia ngga lagi cuma anak yang kebawa situasi, tapi beneran ambil keputusan, mikir cepat, dan berani ngelawan. Perkembangannya bikin aku ikut bangga bacainnya.
Dan tentu aja, inti ceritanya masih soal keluarga. Kebersamaan, saling percaya, dan gimana rumah itu bukan cuma tempat, tapi orang-orangnya.