Buku BELAHAN JIWA Untuk… - Tasaro GK | Mizanstore
  • BELAHAN JIWA Untuk Wanita yang Kuhadiahi Bunga Wol Rajutan Ibuku
Ketersediaan : Tersedia

BELAHAN JIWA Untuk Wanita yang Kuhadiahi Bunga Wol Rajutan Ibuku

    Deskripsi Singkat

    Special Order Belahan Jiwa! Bonus: Bingkai Foto Belahan Jiwa (khusus periode pembelian 15-22 Januari 2020) Ikutan Sayembara Bingkai Foto #BelahanJiwa yuk! Syaratnya mudah banget, kok~ Syarat dan Ketentuan: 1. Like Postingan Belahan Jiwa di Instagram @Mizanstore, follow Instagram @Mizanstore @penerbitqanita dan @tasarogk 2. Capture frame Belahan Jiwa yang sudah ada foto kamu bersama pasangan dan… Baca Selengkapnya...

    Rp 65.000 Rp 52.000
    -
    +

    Special Order Belahan Jiwa!

    Bonus: Bingkai Foto Belahan Jiwa (khusus periode pembelian 15-22 Januari 2020)

    Ikutan Sayembara Bingkai Foto #BelahanJiwa yuk!

    Syaratnya mudah banget, kok~
    Syarat dan Ketentuan:
    1. Like Postingan Belahan Jiwa di Instagram @Mizanstore, follow Instagram @Mizanstore @penerbitqanita dan @tasarogk
    2. Capture frame Belahan Jiwa yang sudah ada foto kamu bersama pasangan dan buku Belahan Jiwa semenarik mungkin
    3. Unggah di instagram kamu dengan tagar #BelahanJiwa dan tandai @penerbitqanita @tasarogk
    4. Ceritakan kisah menarik kamu dengan Belahan Jiwamu di caption unggahanmu
    5. Jangan lupa berdoa dan meminta restu pasanganmu
    Semoga kamu yang jadi pemenangnya ????

    Dapatkan Rp500.000 untuk 3 orang pemenang.

    Periode Sayembara: 23 Januari - 7 Februari
    Jangan sampe ketinggalan!


    Menemukan belahan jiwa adalah kerinduan yang menggayuti setiap jiwa. Kita mendamba agar keberadaannya melengkapi kekosongan dalam diri. Kita menghabiskan pencarian panjang dengan berbagai ujian agar bisa bertemu sang kekasih hati, seseorang yang dalam bayangan akan menjadi belahan jiwa sempurna. Namun, kala kita sudah temukan sosoknya, apakah pencarian ini akan terhenti dalam gemerlap pesta pernikahan?

    Pernikahan bagai sebuah lorong panjang untuk menguji seberapa tangguh pasangan kekasih meneguhkan cinta. Kala terjangan masalah mengguncang: kecewa, bosan, kurangnya perhatian, dan keraguan, akankah kita rela mengorbankan segalanya demi belahan jiwa? Hanya waktu yang mampu menyingkap seberapa kuat sebuah cinta hingga kita dengan yakin mengatakan dialah sang Belahan Jiwa.

     

    Secangkir Teh Tawar

    Engkau dan aku baru saja memulai sebuah obrolan panjang begitu kita membuka halaman pertama buku ini. Seperti meletakkan secangkir teh tawar di pinggir meja, dan menikmati pagi santai tanpa berpikiran lima atau sepuluh menit lagi kita harus mengerjakan macam-macam hal.

    Aku akan melupakan komputer, IG story, kemacetan jalan, dan kolega yang menyebalkan. Engkau tinggalkan sejenak drama Korea-mu, buku masakanmu, apa pun yang menjadi rutinitasmu.

    Hal paling penting, aku berharap engkau semakin rileks ketika tahu, aku akan mendengarkan setiap teorimu tanpa mendebat ini dan itu. Engkau tahu, itu tak pernah mudah bagiku. Lima belas tahun ini, engkau lebih banyak mendengarkan. Kali ini, aku akan berusaha menikmati ketika menjadi seorang pendengar.

    Aku berjanji kepadamu untuk tidak menyela, tetapi engkau harus terus-menerus mengingatkanku akan janjiku itu. Aku pelupa, engkau tahu? Persisnya, aku memang banyak bicara. Lima belas tahun memang bukan waktu yang terlalu lama, tetapi sama sekali bukan rentang waktu yang sebentar. Kita hampir tidak pernah betul-betul duduk berhadapan dan berusaha memecahkan persoalan.

    Semua mengalir begitu saja. Itu terjadi karena engkau memang lebih banyak mengalah. Sedangkan, aku akan menemukan kesalahanku sendiri dan berusaha memperbaikinya atau setidaknya engkau memang sangat ahli mengingatkanku dengan cara yang aku inginkan.

    Setiap pertanyaan kemudian bertemu dengan jawaban.

    Itu tidak ideal. Namun, itu yang mempertahankan rumah tangga kita hampir tanpa guncangan, bukan?

    Kita bahkan perlu mulut orang lain untuk menemukan kebenaran yang sudah kita ketahui. Kita tahu, setiap pemberi solusi, mampu memberikan tips-tips yang baik ketika berada di luar sebuah masalah. Seseorang yang canggih memberi solusi problem pernikahan tidak bisa kita ukur seberapa harmonis rumah tangganya sendiri.

    Kita kadang hanya cukup tahu, dia tak pernah mengecewakan ketika memberi masukan-masukan tentang pernikahan. Setidaknya, terkesan begitu bagi seseorang yang membutuhkan teman bicara saat dia merasa biduk rumah tangganya terasa tak lagi bertenaga. Sedikit membosankan.

    Kita mungkin akan mencari seorang penceramah agama, motivator, atau konsultan pernikahan demi mendapat nasihat, masukan-masukan praktis, dan sedikit mentertawakan diri sendiri, barangkali. Problem rumah tangga tentu saja sangat beragam. Ketika hal itu terus-menerus memberondong, lalu kita tak sanggup lagi berpikir bagaimana menyelesaikannya, segalanya terasa melelahkan.

    Namun, tahukah engkau, bahwa segala jenis nasihat itu pada akhirnya akan mengembalikan jalan keluar per - soalan kepada kita sendiri. Mereka hanya membantu kita untuk membuka diri, jujur kepada diri sendiri. Mengoreksi kekurangan, lalu berusaha memperbaikinya.

    Aku ingin tahu, apakah ada yang aku lewatkan selama belasan tahun ini? Rutinitas bertahun-tahun ini, barangkali memunculkan keajegan yang mengurangi sebagian besar keasyikan kita dalam menikmati kehidupan rumah tangga.



    Keunggulan Buku

    1. Secara perlahan kita memahami problem rumah tangga lewat dialog antara penulis dengan pembacanya

    2. Menggunakan bahasa tutur yang apik, sehingga seolah kita sedang berbincang

    3. Mengulik berbagai permasalahan rumah tangga secara dekat dan mendalam

     

    Resensi

    Spesifikasi Produk

    SKU QA-48
    ISBN 978-602-402-194-8
    Berat 280 Gram
    Dimensi (P/L/T) 14 Cm / 20 Cm/ 0 Cm
    Halaman 168
    Jenis Cover Soft Cover

    Produk Tasaro GK

















    Produk Rekomendasi