Deskripsi
Ujian sudah seharusnya menegangkan, tetapi bukan berarti berbahaya apalagi sampai mengancam nyawa. Namun, tepat itulah yang dialami para murid kelas 9 Akademi Harding-Pencroft (HP), sekolah yang telah menghasilkan para ilmuwan dan prajurit laut terbaik di dunia.
Sekolah rival menyerang dan perang resmi meledak. Keempat asrama Akademi HP harus bersatu untuk menguak rahasia mengenai kekuatan teknologi dahsyat yang diperebutkan kedua kubu. Ujian naik kelas itu kini menjadi misi mematikan yang dipenuhi teka-teki dan taktik militer rumit.
Namun, satu perintah resmi yang diumumkan sang profesor pembimbing membuat seluruh murid kebingungan: Ana Dakkar harus selamat, apa pun yang terjadi.
Ana hanya gadis 15 tahun biasa. Dia memang mampu membaca gerak bibir, tetapi dia jelas bukan murid unggulan. Kenapa mendadak dia menjadi sangat istimewa?
Kenapa nyawanya harus dilindungi?
Kenapa Ana Dakkar tidak boleh mati?
Spesifikasi
| SKU | : | ND-478 |
| ISBN | : | 9786232422780 |
| Berat | : | 400 gram |
| Dimensi (P/L/T) | : | 14 cm/ 21 cm/ 3 cm |
| Halaman | : | 416 |
| Tahun Terbit | : | 2021 |
| Jenis Cover | : | Soft Cover |
Ulasan
Ada apa sih di dunia Ana Dakkar?
Ada Harding-Pencroft, akademi di pulau rahasia buat pelatihan para genius pertahanan laut. Ada Nautilus, kapal selam super canggih dengan perintilan teknologi ajaibnya. Dan tentu, ada juga tokoh legenda yang warisannya bikin huru-hara.
Karena ini buku sci-fi, jadi semua "keajaiban" disini asal usulnya dari teknologi fiksi, yaaa. Ada banyak istilah-istilah yang aku sama sekali nggak pernah baca atau denger, jadi di awal-awal jujur lumayan berat. Tapi, pas udah mulai familiar sama universenya, baruuu deh berasa serunya dan detailnya bisa dinikmati.
Yang udah aku suka dari awal banget justru karakter Ana. She's lovable, witty, and effortlessly funny (ngasih nama lumba-lumba SOCRATES contohnya). Terus, di posisinya yang lagi berduka dan ngelewatin hal yang berat banget terutama buat... Lihat selengkapnya
Perintah resmi dari satu-satunya Profesor yang bersama mereka adalah: Apapun yang terjadi Ana Dakkar harus selamat. Ana, anak biasa berusia nyaris 15 tahun, kehilangan orangtuanya dua tahun lalu, dan baru saja kehilangan saudaranya Dev dalam penyerangan. Sebenernya kenapa Ana tidak boleh mati?
Setelah selesai membaca buku ini aku tersadar, ternyata aku tipe yang mudah banget dibohongi, apalagi kalau sudah punya rasa yang mendalam. Aku berharap semoga tidak ada musuh dalam selimut diantara penumpang kapal Varuna, terpenuhi harapanku, namun dengan bayaran yang besar. Aku terus merasa sakit karena kehilangan sosok kakak, hatiku sudah remuk kemudian diinjak dan digilas.
Aku suka banget sama murid-murid kelas 9 yang nggak pantang menyerah, saling percaya, dan saling... Lihat selengkapnya


