Percy Jackson #5: The Last Olympian (Republish)
Deskripsi
Typhon, monster yang paling kuat dan ditakuti para dewa, bebas. Dan, dengan penuh semangat ingin membinasakan Olympus. Bahkan meski semua dewa menyatukan kekuatan pun, mereka masih tidak bisa membunuhnya, hanya sekadar … memperlambat. Jadi, apa yang mereka harapkan? Kami, para demigod fana, membantu? Mungkin saja. Sebagai camilan si monster, kalau-kalau dia lapar.
Maaf, aku stres. Biasalah, ramalan membahas kematianku lagi: Satu pilihan akan mengakhiri usianya. Kalau kau saja jenuh apalagi aku. Masalahnya, yang menunggu bukan saja akhir dari Olympus, melainkan akhir dari peradaban dunia. Nah, aku kan tidak boleh egois dan coba-coba kabur.
Semoga saja aku selamat. Kalau aku tidak muncul lagi untuk berkabar, berarti aku, yah, lenyap. Mati. Binasa. Jadi, sampai jumpa atau … selamat tinggal.
Percy Jackson
Siap berperang,
di suatu tempat di New York
Spesifikasi
| SKU | : | ND-470 |
| ISBN | : | 9786232422575 |
| Berat | : | 400 gram |
| Dimensi (P/L/T) | : | 14 cm/ 21 cm/ 2 cm |
| Halaman | : | 364 |
| Tahun Terbit | : | 2021 |
| Jenis Cover | : | Soft Cover |
Ulasan
As expected, pertempuran di buku kelima ini adalah tipe battle yang DARDERDOR. Nggak ada lagi misi yang spesifik dengan rute atau batas waktu kayak biasanya karena itu semua digantiin sama pertempuran buat ngelindungin dunia yang mau diobrak-abrik Kronos dan pasukannya. SERUUU BANGET pokoknya beneran THE final battle!!!
Kalau di buku-buku sebelumnya Percy sering denial, ragu, dan NGOTOT banget pengen hidup normal, di buku ini, FINALLY, Percy embracing his destiny & power. Sebagai pembaca yang ngikutin Percy dari era dimana dia hidup penuh beban dan ngerasa setiap langkahnya adalah countdown otw kiamat sampe dia jadi Percy yang dipercaya & percaya sama temen-temennya serta berhenti ngerasa harus nanggung semuanya sendirian... rasanya jadi ikut BANGGA <3
Aku juga suka gimana karakter-karakter lainnya (bahkan yang munculnya nggak begitu banyak) juga dapet... Lihat selengkapnya
Di buku ini pertarungan terakhir terjadi antara Demigod, para Dewa dengan Titan Kronos. Ujian terakhir Percy untuk menjadi pahlawan, tentang pilihan, dan kesetiaan.
Tentu saja, alurnya seru dan menegangkan. Sebab di buku ini juga semua karakter mengerahkan semuanya. Kemunculannya juga bukan hanya sekedar tempelan. Emosi yang tak setengah-setengah. Konfliknya pun terasa lebih personal karena meng-eksplore setiap karakter dengan baik.
Percy yang sudah mendapatkan ramalan sejak di buku ketiga juga berkembang dengan pesat. Keberanian dan juga pendewasaan yang tak lagi harus bertanya siapa dirinya. Jawaban akan ramalan itu pun terungkap. Kemenangan yang diraih tidak melalui kekuatan besar, tapi melalui empati dan pengorbanan.
Nuansanya sedikit gelap, bahkan adegan aksinya lebih menantang. Hubungan Percy dan Annabeth berkembang dengan baik. Memiliki titik temu yang memang diharapkan oleh pembaca.
Bahkan karakter sampingan yang lain... Lihat selengkapnya


