Rp 58,650
15%
Rp 69,000
Deskripsi
Tiga anak jalanan ditemukan tewas, tergantung di pinggir flyover kawasan Jatinegara. Satu mayat lagi menyusul, kali ini terlilit kabel tiang listrik. Penyelidikan dimulai dengan enggan, para polisi bertindak meski jauh dari kata maksimal.
Pemikiran semua orang sama: mereka hanya gelandangan, lebih baik disingkirkan.
Seolah ada yang bertekad membersihkan jalanan, mengurangi masalah pelik kota. Namun, benarkah anak-anak itu pantas mati? Jika ya, dengan cara seperti itukah mereka layak dilenyapkan?
Dan, siapakah psikopat yang melakukan semua kegilaan ini?
Spesifikasi
| SKU | : | ND-542 |
| ISBN | : | 9786232424562 |
| Berat | : | 240 gram |
| Dimensi (P/L/T) | : | 14 cm/ 21 cm/ 1 cm |
| Halaman | : | 208 |
| Tahun Terbit | : | 2024 |
| Jenis Cover | : | Soft Cover |
Ulasan
If you want to read Chandra Bientang's book, start here "Dua Dini Hari"???? .? ?? Content Warning: This book contains mature themes, graphic violence, and explicit scenes. .? ?? Di sudut kota Jakarta, ada anak-anak jalanan yang mat* menggenaskan. Pasti dibun*h. Mana mungkin mereka memanjat ke fly-over Jatinegara dan menggant*ng dirinya. Atau mungkin ya? Elang penasaran! Anak polisi yang lagi beristirahat dari Akademisi Polisi itu berusaha mengusut kasut pembun*han tersebut. Muncul juga Kanti, mahasiswa yang nasibnya tidak jelas, tinggal di kos-kosan yang menggerahkan. Nyaris gila karena "mimpi-mimpi" buruk di dini hari, ia turut terseret sebagai saksi dari kasus kriminal ini. Bertemu secara tidak sengaja, dua anak muda ini berusaha memecahkan misteri itu, entah untuk apa. Mungkin ambisi pribadi atau "obat tidur". Sayangnya, mereka terlalu polos. Tidak tau, bahwa mereka tidak sendiri. Ada pihak lain yang mengancam mereka, dan mungkin membuat usaha mereka sia-sia. .? ?? Suram, pengap, dan menegangkan: itulah...
Lihat selengkapnya
Urban Thriller terbitan Noura emang nggak pernah gagal. Bayangin, udah merinding sejak baca awal kalimat buku "Tiga anak jalanan ditemukan tewas, tergantung di pinggir flyover kawasan Jatinegara. Satu mayat lagi menyusul, kali ini terlilit kabel tiang listrik. " Sebelumnya udah banyak baca review terkait buku ini yang kesimpulannya bilang "gila!" Jadi aku makin penasaran buat baca. Boleh dibilang "suspense" nya dapet banget, bener-bener nggak percaya sama seorangpun yang ada di kampung itu kecuali si Elang. Semua orang berasa aneh dan mencurigakan haha. Agak mixed feeling pas baca, mungkin penulis ingin sekalian memasukan kritik sosial dalam buku ini. Anak luar nikah, polisi yang dibayar, anak jalanan yang dianggap bukan manusia bermartabat, dll. Sampai beberapa titik akupun mengamini, realistisnya ada kok seperti itu. Tapi di satu sisi kepikiran, nggak ah ngga mungkin ada kejadian seperti itu di dunia nyata. Cuma...... who knows? Manusia kadang jahatnya bikin iblis nggak usah kerja susah payah....
Lihat selengkapnya
Novel ini dark banget. Tiga anak jalanan ditemukan tewas, dan kasusnya berkembang ke arah yang bikin disturbing. Mayat, misteri, dan Jakarta malam jadi latar yang kerasa muram.
Ceritanya fokus ke anak-anak jalanan sebagai korban. Cara mereka diperlakukan, dianggap nggak penting, bikin kesel sekaligus sedih. Penyelidikannya juga nggak lurus-lurus aja, banyak detail kecil yang bikin curiga ke mana-mana.
Suspensenya konsisten sampai akhir, dengan plot twist yang rapi dan ending yang realistis. Buku ini juga nyentil soal keadilan dan siapa yang dianggap layak dilindungi.
Ceritanya fokus ke anak-anak jalanan sebagai korban. Cara mereka diperlakukan, dianggap nggak penting, bikin kesel sekaligus sedih. Penyelidikannya juga nggak lurus-lurus aja, banyak detail kecil yang bikin curiga ke mana-mana.
Suspensenya konsisten sampai akhir, dengan plot twist yang rapi dan ending yang realistis. Buku ini juga nyentil soal keadilan dan siapa yang dianggap layak dilindungi.
Premis, storyline, karakter, even twist-nya pun bagus. Tapi, untuk ending-nya, hm ... Apakah harus "menggantung" seperti korbannya?
Buku ini memberikanku perasaan yang mixed ketika menyelesaikannya. Miris, sedih, marah, dan kesal. Campur jadi satu. Buku yang tak hanya membahas bagaimana orang-orang marjinal menjadi sasaran empuk penghilangan nyawa dan pengalihan berita karena tak ada yang peduli kepada mereka, tetapi juga menyingkap bagaimana institusi yang seharus menjaga warga malah justru paling dalam menyakiti warga. Ya, mixed feeling. Buku yang bagus meskipun ending-nya asdfghjkl. Enjoy.
Buku ini memberikanku perasaan yang mixed ketika menyelesaikannya. Miris, sedih, marah, dan kesal. Campur jadi satu. Buku yang tak hanya membahas bagaimana orang-orang marjinal menjadi sasaran empuk penghilangan nyawa dan pengalihan berita karena tak ada yang peduli kepada mereka, tetapi juga menyingkap bagaimana institusi yang seharus menjaga warga malah justru paling dalam menyakiti warga. Ya, mixed feeling. Buku yang bagus meskipun ending-nya asdfghjkl. Enjoy.
bukunya bagus bangett???????????? gak nyangka plot twistnya kyk gitu. tapi menurutku latar dari pembunuhnya bisa dibuat lebih detail lagi, kayak kurang aja dibagian itu. sangat aku rekomendasiin untuk dibacaa????????
Dua Dini Hari merupakan buku yang menceritakan tentang kesenjangan dan kesempatan hidup berbeda bagi orang-orang pinggiran tanpa identitas. Sejak prolog pembukaan awal pembaca sudah merasa merinding dengan cara mengatasi parasit mengganggu orang sekelompok orang ini. Dibandingkan mencari solusi terbaik jangka panjang mereka memilih cara memusnahkan karena dianggap cepat dan praktis tanpa rasa kemanusiaan. Aku gak bisa membayangkan bagaimana jadi penghuni kos itu ketika tahu apa yang sebenarnya terjadi di kamar-kamar sebelahnya. Jelas saja suasana tak nyaman dan mencurigakan itu ternyata tak perlu jauh-jauh dia cari. Pada akhirnya orang golongan atas akan mendapatkan kemudahan dan perlindungan sementara orang kelas bawah tak akan pernah mendapatkan keadilan. Bukankah ini jauh lebih menyeramkan? Alurnya mudah dipahami dan page turner kita diajak menerka-nerka lebih jauh sampai menemukan jawaban yang SIAPA SANGKA?
Kamu Mungkin Suka
Lihat Semua
Zoulfa Katouh
As Long As The Lemon Trees Grow (Republish 2025)
Rp 130,900
15%
Rp 154,000
James Dashner
Crank Palace
Rp 54,400
15%
Rp 64,000
Rick Riordan
Camp Jupiter Classified: A Probatio’s Journal
Rp 45,900
15%
Rp 54,000
Iksaka Banu & Kurnia Effendi
Pangeran Dari Timur (Republish)
Rp 160,650
15%
Rp 189,000
Dee Lestari
Rapijali
Rp 84,150
15%
Rp 99,000
Multatuli
Max Havelaar
Rp 84,150
15%
Rp 99,000
Andrea Hirata
Guru Aini
Rp 84,150
15%
Rp 99,000
Wisnu Suryaning Ad
Rahasia Salinem
Rp 92,650
15%
Rp 109,000
Rebecca Ross
Letters Of Enchantment : #1 Divine Rivals
Rp 109,650
15%
Rp 129,000
Pidi Baiq
Jobin: Diam Jangan Bergerak Langit Sedang Bagus
Rp 83,300
15%
Rp 98,000
Ziggy Z
White Wedding
Rp 84,150
15%
Rp 99,000
Andrea Hirata
Laskar Pelangi : Original Story
Rp 84,150
15%
Rp 99,000


