Buku Ketika Quran Jatuh… - Nadirsyah Hosen | Mizanstore.com

Ketika Quran Jatuh Di Hati Hamba Yang Merasa Biasa


Rp 84,150
15% Rp 99,000

Deskripsi

Tafsir surat-surat pendek (Juz Amma/Juz 30), dikemas dengan kisah-kisah orang dari berbagai profil yang relate dengan masing-masing kandungan suratnya.

Al-Qur'an tidak pernah pilih kasih. Dia datang bukan terbatas hanya kepada hambanya yang paling rajin ibadah sepertiga malam. Bukan cuma kepada mereka yang kencang kajiannya. Ibadah, mengkaji kitab, atau membangun masjid dan memakmurkannya, hanya sekian cara dari banyak cara lainnya untuk bisa disentuh Al-Qur'an. Tidak ada rumus pastinya untuk manusia bisa tersentuh Qur'an, kecuali membuka hati kepada-Nya. 

Keikhlasan dan keberserahan dalam membuka hati ini bisa dilakukan oleh siapapun hamba-Nya. Mau tukang ojek, pedagang beras, kyai kondang, atau biduan sekalipun, bila mereka mengizinkan hatinya merenungi hidupnya lewat bacaan Qur'an, maka mereka itulah yang disentuh hatinya oleh Al-Qur'an. Ikhlas, barangkali, jadi satu-satunya rumus untuk bisa mendekatkan diri kepada kalam Ilahi.

Spesifikasi

SKU  :  BA-066
ISBN  :  9786231865298
Berat  :  340 gram
Dimensi (P/L/T)  :  14 cm/ 21 cm/ 1 cm
Halaman  :  332
Tahun Terbit  :  2025
Jenis Cover  :  Soft Cover

Ulasan

Endah Wijayanti
Endah Wijayanti 15-10-2026 13:50
surat-surat pendek di juz 30 ternyata mengandung begitu banyak hikmah. di buku ini ada ilustrasi cerpen untuk mempermudah pembaca memaknai setiap surat pendek. formatnya cukup menarik dan inspiratif. bahasanya juga ringan dan mudah dipahami
Dwi Rahmawati
Dwi Rahmawati 27-09-2026 11:58
Tafsir yang mudah dipahami, bener-bener self reminder yaa, selain itu setiap halaman waktu baca kaya selalu berdoa. Seperti tertampar sama hal-hal kecil yang sering kali kita abai, kemudian diingatkan.
Ca Ca
Ca Ca 24-09-2026 23:22
Judul : Ketika Qur'an Jatuh di Hati Hamba yang Merasa Biasa
Penerbit : Bentang
Jumlah Halaman : 326

Tafsir dibuka dengan terjemahan surat Al Fatihah dari sudut pandang Rania, seorang dokter yang dilanda kelelahan dunia. Melalui Al-Fatihah, dr. Rania diingatkan kembali bahwa jangan hanya bergantung pada diri sendiri. Bersandarlah pada Allah SWT, sumber segala kekuatan.

Kisah berlanjut dengan tadabbur surat An-Nas, dari sudut pandang Arman, seorang direktur yang merasa kosong dengan dunia. Melalui An-Nas, Arman diingatkan bahwa manusia membutuhkan Allah selaku Rabb, Ilah, dan Malik (Merajai) manusia.

Seterusnya, pembaca diajak merenungi masing-masing surat dalam juz 30 melalui sudut pandang tokoh yang beragam.

Kalau kamu ingin memperdalam tafsir, tetapi dengan bahasa yang cukup ringan, buku inilah jawabannya