Buku The Night Circus - Erin Morgenstern | Mizanstore.com

(0) KERANJANG

Rp 0
Rp 152,150
15% Rp 179,000

Deskripsi

Le Cirque des Rêves. Sirkus Mimpi.

Buka saat senja, tutup saat fajar.

 

Tak ada yang biasa di dalamnya meski kau tetap akan menemukan ilusionis, manusia karet, penari akrobat, maupun peramal nasib. Labirin Awan-nya menakjubkan, Taman Es-nya mencengangkan, puluhan tenda yang tersedia pasti akan membuat mulutmu ternganga dan matamu membelalak.

Namun, di balik semua ilusi, ada rahasia tersembunyi. Semua memang senyata yang terlihat. Ada sihir yang mengikat. Ada dua pesaing yang tengah bertarung, unjuk keahlian, dalam sebentuk tantangan yang telah berlangsung selama berabad-abad. Masalahnya, tak ada yang tahu apa yang dibutuhkan untuk menjadi pemenang. Apakah pihak yang bisa menciptakan atraksi paling mendebarkan? Atau pihak yang berhasil tidak dicurigai memiliki kemampuan magis selagi memastikan sirkus tetap berjalan?

Celia dan Marco mengetahui keberadaan masing-masing, tetapi tidak mengenali bahwa mereka adalah lawan bagi satu sama lain. Mereka tak boleh saling terlibat, tak boleh pula saling menjegal, hanya bisa menanti hingga putusan dibuat. Namun, ketika pertaruhan makin meningkat dan maut mendadak mengintai, haruskah mereka tetap berada di kutub yang berseberangan?

Spesifikasi

SKU  :  ND-540
ISBN  :  9786232425057
Berat  :  520 gram
Dimensi (P/L/T)  :  14 cm/ 21 cm/ 1 cm
Halaman  :  572
Tahun Terbit  :  2025
Jenis Cover  :  Soft Cover

Ulasan

Anisa                D
Anisa D 13-01-2026 08:10:53
This book is mostly praised as a pretty, beautiful, gorgeous book (especially the illustrated edges edition yang dapetnya harus war ituh). Dan IYAAA EMANG. Bukunya CANTIK BANGET.

Apa ceritanya secantik bukunya? Menurutku jawabannya iya... sekaligus enggak. YES, it's beautiful, but it's a HEAVY, thoughtful kind of beautiful.

Di buku ini, Le Cirque des Rêves alias Sirkus Mimpi adalah BINTANG utamanya. Deskripsi tentang makanan, kostum, sirkus, dan sihirnya bener-bener dikemas kayak buku dongeng: dreamy, magical, and bewitching. BUT, the beauty itself is the battlefield. Kadang, keindahan dan keajaiban sengaja dicipta buat bikin ketidakadilan jadi lebih gampang diterima... dan itu yang terjadi. Di balik sirkus yang penuh mahakarya dan gemerlap sihir, para penonton nggak pernah tau harga dari keajaiban yang mereka nikmatin dan para performer nggak tau mereka adalah pion dari sebuah "permainan" yang mengikat Celia Bowen & Marco Alisdair.

Saranku, pas baca buku ini harus FOKUS karena tokohnya banyak (dan penting), kadang loncat timeline, dan kadang ganti sudut pandang. Dan buat yang suka alur sat-set & narasi straight to the point, mungkin bakal kurang cocok karena banyak kalimat yang kesannya repetitif. Tapiii, buat yang betah baca fantasi sambil bayangin detail dunianya, justru itu poin plus karena bikin sihir di cerita hidup dan jadi "ruang" yang punya suasana.

Penulis kayaknya nggak peduli pembaca paham atau enggak soal mekanisme sihirnya & justru fokus ke efek sampingnya. Maka dari itu banyaaak banget deskripsi yang berhubungan sama rasa, cahaya, bayangan, tekstur, dan ritme yang bikin pembaca ikut terbengong-bengong (in a good way).

Hal yang jadi favoritku dari buku ini adalah metaforanya tentang konsep takdir dan kebebasan. Buku ini tuh nggak "mengagungkan" takdir atau kebebasan secara sepihak. Hidup tanpa pilihan emang melahirkan luka, tapi hidup dengan pilihan juga nggak selalu jadi hal yang mudah.

And last but not least, buat penyuka romance slow-burn yang complicated, kisah Celia & Marco ini mantap & RECOMMENDED. Bosen sama premis "karena cinta, semuanya beres"? FIX boleh coba baca buku ini. Here, love wasn't enough to change the rules, HEHE :)
Cindy Cecillia
Cindy Cecillia 06-01-2026 11:50:31
Sebelumnya aku gak begitu suka dengan buku genre fantasi.
Jarang ada buku dengan genre fantasi yang benar-benar bisa membuatku ikut masuk ke dalam dunia itu, dan sampai sebelum aku membaca buku ini, jawaban itu hanya ada di Harry Potter.

Namun kini aku mendambakan dunia lain selain dunia Harry Potter dan dunia itu adalah dunia The Night Circus.

Aku bisa seakan masuk ke dalam buku ini dan membayangkan diriku adalah Bailey, yang tak kusangka akan menjadi kunci jawaban dari semua konflik di buku ini.
Aku bisa membayangkan di depan rumahku muncul sebuah tenda-tenda berwarna hitam putih dan pada saat malam hari menjelang, tenda-tenda ini akan riuh dengan para pengunjung yang ingin melihat dunia atraksi menakjubkan.

Penulis berhasil membuatku masuk ke dalam imajinasiku sendiri akan buku ini, dimulai dari kemunculan tidak kasat mataku di perdebatan antara Celia dengan Prospero, hubungan yang renggang antara Marco dan Isobel, sampai pada adegan penyalaan api unggun di akhir cerita.

Aku suka dengan setiap jalan ceritanya.
Walaupun memang aku masih belum mengerti siapa itu Mr. A.H. dan nasib yang harus diterima Marco & Celia.

Dan disini aku juga berhasil ditipu oleh penggambaran beberapa karakter yang kupikir akan tetap seperti itu sampai akhir, namun ternyata tidak.

Penulis berhasil membuatku ingin masuk kedalam buku ini dan ikut campur kedalam masalah yang terjadi di antara setiap karakter.

Penggambaran detail akan setiap adegan sirkus juga menjadi nilai plus dalam buku ini, sehingga siapapun yang membaca pasti akan setuju bahwa buku satu ini layak diberi bintang 5.