"Dia menatap Donatella seolah dia ingin Tella tersesat di matanya, agar dia bisa menjadi orang yang menemukan gadis itu." —p. 351
Legendary - Stephanie Garber
Rating: 4/5 ??
Menyambung buku sebelumya, di buku ini kita juga menjumpai permainan Caraval tetapi di tempat yang sama sekali berbeda: Valenda. Rasanya semakin luas kita menjelajahi dunia caraval, semakin kompleks pula ceritanya. Kita bertemu tokoh-tokoh baru, salah satunya Jacks sang Pangeran Hati, yang selain memikat juga memperkeruh jalannya permainan. Jika di Caraval kita mengikuti perspektif Scarlett, di buku kedua ini kita lebih mendalami kisah dan dilema Donatella. Aku tentu paling suka aspek romance-nya Tella. Selain slow burn, ada sedikit angst-nya juga. Untuk mencapai itu, ada harga yang harus dibayar dan tambatan hati yang mesti diperjuangkan.
Terakhir, aku sangat mengapresiasi glosarium di pengujung buku ini—sangat membantu!
Legendary buku kedua dari series Caraval. Secara mengejutkan Legendary mengambil POV Tella, si cegil yang bar-bar ini. Ternyata selama ini Tella membuat sebuah janji misterius dengan Jack. Perjanjian itu mengharuskan Tella untuk mencari tahu identitas dari Legend. Permainan Caraval masih berlanjut dan kali ini Tella bangun sendirian di tengah hutan. Dante yang tiba-tiba muncul dengan aura yang misterius datang menawarkan bantuan. Tella kabur dan berusaha mencari kabar tentang keberadaan Scarlet. Tella lama kelamaan sadar bahwa pertemuannya dengan Dante diawal itu sudah masuk dalam permainan itu. Dia sendiri yang harus menemukan petunjuk tentang identitas asli Legend yang masih belum diketahui kebenarannya. Dante tidak bisa dipercaya. Dilain sisi ada Scarlet dan Julian. Identitas Julian sudah diketahui bahwa ia adalah pemain caraval yang dinaungi oleh Legend, secara kasarnya dia adalah bagian dari Legend. Scarlet trust issue dengan Julian. Tapi Julian menyimpan rasa pada Scarlet. Sampai pertengahan menuju akhir, identitas Dante yang sebenarnya baru...
Legendary buku kedua dari series Caraval. Secara mengejutkan Legendary mengambil POV Tella, si cegil yang bar-bar ini. Ternyata selama ini Tella membuat sebuah janji misterius dengan Jack. Perjanjian itu mengharuskan Tella untuk mencari tahu identitas dari Legend.
Permainan Caraval masih berlanjut dan kali ini Tella bangun sendirian di tengah hutan. Dante yang tiba-tiba muncul dengan aura yang misterius datang menawarkan bantuan. Tella kabur dan berusaha mencari kabar tentang keberadaan Scarlet.
Tella lama kelamaan sadar bahwa pertemuannya dengan Dante diawal itu sudah masuk dalam permainan itu. Dia sendiri yang harus menemukan petunjuk tentang identitas asli Legend yang masih belum diketahui kebenarannya.
Dante tidak bisa dipercaya.
Dilain sisi ada Scarlet dan Julian. Identitas Julian sudah diketahui bahwa ia adalah pemain caraval yang dinaungi oleh Legend, secara kasarnya dia adalah bagian dari Legend.
Scarlet trust issue dengan Julian. Tapi Julian menyimpan rasa pada Scarlet.
Sampai pertengahan menuju akhir, identitas Dante yang sebenarnya baru terungkap. Dante adalah Legend itu sendiri. Legend menyimpan rasa pada Tella. Perjanjian yang dibuat oleh Tella dan Jack untuk menyelamatkan ibunya juga harus dibayar dengan membantu membebaskan para Fates.
Posisi Tella yang terjepit, antara perasaannya pada Dante (Legend) atau utangnya pada Jack. Namun Tella lebih memilih untuk mengikuti kata hatinya untuk mengakui perasaannya pada Legend.
Rahasia baru terungkap pada akhir cerita yang akan diketahui kelanjutannya di Finale.
Secara personal, saya lebih menyukai buku pertamanya Caraval. Butuh waktu untuk menyesuaikan pergantian POV tapi tidak menjadi masalah. Merasakan sensasi dag dig dug mengkhawatirkan Tella yang agak-agak ini memang membuat stress sendiri. Apalagi saat membuat perjanjian dengan Jack untuk membebaskan ibunya. Saya masih menunggu dicetulnya Finale agar bisa membaca lanjutannya.
Lihat selengkapnya
Di buku ini ceritanya fokus ke Tella, dan vibenya beda banget dari Scarlett. Bingung juga sih kok tiba-tiba ganti karakter. Tella ini impulsif, keras kepala, penuh rahasia, dan selalu pengen keluar dari bayang-bayang kakaknya. Jadi pas dia terjebak dalam permainan Caraval lagi, taruhannya terasa lebih personal dan lebih berbahaya.
Permainannya kali ini nggak cuma soal ilusi dan teka-teki, tapi juga soal janji, kontrak, dan pilihan yang konsekuensinya berat. Dunia Caraval makin luas, makin gelap, dan makin bikin bingung.
Overall, Legendary terasa lebih intens, lebih berani, dan lebih emosional dibanding Caraval. Tapi aku pribadi lebih suka Caraval sih.
Buku kedua nya Caraval ini rasanya beda dari buku sebelumnya. Apa perasaan aku aja ya? Mungkin karena ambil latarnya juga beda, terus banyakan POV-nya dari tokoh yang beda? Tapi aku suka banget buku ini (tebak karena apa?) Sedih banget ternyata di community LN banyak yang ngga suka sama karakternya Tella. Aku malah suka banget sama Tella yang bold dan agak asbun. Match the energy banget sama Jacks (pacarku) Gimana ya, ceritanya rasanya kaya beda dunia sama cerita sebelumnya, tapi masih nyambung. Mungkin karena katanya Stephanie aslinya ngga merencanakan seri ini untuk jadi trilogi? Tapi aku amaze sih sama Stephanie gimana dia build the whole world dan character. Sesuatu yang ngga diniatin tapi bisa nyambung. Itu yang pertama. Berikutnya aku suka banget sama ide dia soal deck of fate itu sangat di luar pemahaman otakku. Jujur sampe sekarang belum bener-bener paham konsep takdir gimana, tapi ngga usah paham pun tetep bisa...
Buku kedua nya Caraval ini rasanya beda dari buku sebelumnya. Apa perasaan aku aja ya? Mungkin karena ambil latarnya juga beda, terus banyakan POV-nya dari tokoh yang beda? Tapi aku suka banget buku ini (tebak karena apa?) Sedih banget ternyata di community LN banyak yang ngga suka sama karakternya Tella. Aku malah suka banget sama Tella yang bold dan agak asbun. Match the energy banget sama Jacks (pacarku)
Gimana ya, ceritanya rasanya kaya beda dunia sama cerita sebelumnya, tapi masih nyambung. Mungkin karena katanya Stephanie aslinya ngga merencanakan seri ini untuk jadi trilogi? Tapi aku amaze sih sama Stephanie gimana dia build the whole world dan character. Sesuatu yang ngga diniatin tapi bisa nyambung. Itu yang pertama. Berikutnya aku suka banget sama ide dia soal deck of fate itu sangat di luar pemahaman otakku. Jujur sampe sekarang belum bener-bener paham konsep takdir gimana, tapi ngga usah paham pun tetep bisa enjoy ceritanya, kok.
Lihat selengkapnya