Buku NYALIKU KECIL SEPERTI… - Yu Hua | Mizanstore
  • NYALIKU KECIL SEPERTI TIKUS
Ketersediaan : Habis

NYALIKU KECIL SEPERTI TIKUS

    Deskripsi Singkat

    Nyaliku Kecil Seperti Tikus merupakan kompilasi 3 novela tentang hasrat balas dendam yang tersimpan di hati manusia. Kisah-kisahnya gelap dan sarat akan tragedi. *** Yang Gao tak pernah mengerti mengapa orang-orang sering sekali meremehkannya. Mereka selalu mengatainya pengecut seperti tikus hanya karena dia menolak menuntut. Padahal ia selalu merasa hidupnya baik-baik… Baca Selengkapnya...

    Rp 69.000 Rp 58.650
    -
    +

    Nyaliku Kecil Seperti Tikus merupakan kompilasi 3 novela tentang hasrat balas dendam yang tersimpan di hati manusia. Kisah-kisahnya gelap dan sarat akan tragedi.

    ***

    Yang Gao tak pernah mengerti mengapa orang-orang sering sekali meremehkannya. Mereka selalu mengatainya pengecut seperti tikus hanya karena dia menolak menuntut. Padahal ia selalu merasa hidupnya baik-baik saja. Ia tak pernah terpikir untuk mengeluh meski bekerja paling rajin namun diganjar dengan upah terkecil. Bahkan Yang Gao tak pernah mau melawan setiap cacian maupun pukulan. Ia bukannya takut, hanya tak suka ribut.

    Hingga suatu ketika, tragedi yang menimpa ayahnya membuatnya mulai memikirkan satu hal: sebuah pembalasan.

     

    ***

    Pippi (4 tahun) menggendong sepupunya yang masih berusia setahun untuk bermain di luar. Ia tanpa sadar menjatuhkan sepupunya itu dan membuatnya kehilangan nyawa. Berawal dari peristiwa ini, pertikaian antara Shan Gang (ayah Pippi) dan Shan Feng (ayah anak 1 tahun) meruncing dan berujung lebih banyak lagi kematian dalam keluarga itu.

     

    ***

    Sebuah pembunuhan terjadi di Kafe Lembah. Seorang pria bermuka kuyu menusuk teman di sebelahnya dan dia segera menyerahkan diri. Setiap pengunjung di kafe dimintai keterangan sebagai saksi oleh polisi dan diminta identitasnya. Saat polisi mengembalikan kartu identitas para saksi, kartu milik Chen He dan Jiang Pao tertukar. Berawal dari berkirim surat untuk mengembalikan kartu identitas mereka, kedua pria ini terus berkorespondensi sembari mendiskusikan apa motif pembunuhan di kafe lembah.

    Tentang Yu Hua

    Yu Hua
    Yu Hua, lahir pada April 1960, mulai menulis pada tahun 1983. Karya utamanya meliputi Xiong DiHuo ZheXu San Guan Mai Xue JiZai Xi Yu Zhong Hu HanDi Qi TianWen Cheng. Karyanya telah diterjemahkan dan diterbitkan lebih dari 40 bahasa dan 40 negara. Penghargaan yang pernah diterimanya antara lain: Grinzane Cavour 1998, CHEVALIER DE L’ ORDRE DES ARTS ET DES LETTRES (2004), Prix Courrier International?2008), GIUSEPPE ACERBI LITERARY INTERNATIONAL PRIZE (2014), Velika nagrada Ivo AndriC?2018), dan Premio Bottari Lattes Grinzane (2018)



    Keunggulan Buku

    • Yu Hua dikenal sebagai penulis kenamaan Tiongkok yang melahirkan karya-karya fenomenal, berkualitas, dan diperhitungkan di ranah sastra internasional.

    • Nama Yu Hua sudah cukup dikenal di kalangan penggemar Sastra Timur di Indonesia.

    • Nyaliku Kecil Seperti Tikus merupakan kompilasi 3 novela tentang hasrat balas dendam yang tersimpan di hati manusia. Kisah-kisahnya gelap dan sarat akan tragedi.

    • Benang merah dari ketiga novela ini adalah tentang para tokoh utama yang  mengalami kebingungan dan pergolakan batin. Yu Hua merekam ketakutan, kegelisahan, dan imajinasi yang serba liar. 

    • Bisa dibaca sekali duduk. Kisahnya meski pendek sangat membekas di hati, penuh plot twist.

    • Cocok sebagai buku pengantar mengenal Sastra Mandarin.

     

    NUKILAN

    Satu


    Seperti tikus bernyali kecil, demikianlah idiom yang menggambarkan kehidupanku. Guruku yang mengatakannya kepadaku. Ketika itu aku masih duduk di bangku sekolah dasar. Aku masih ingat, di salah satu kelas bahasa Mandarin pada musim gugur, guruku berdiri di podium kelas. Dia mengenakan jas tunik Mao berbahan khakis berwarna biru tua, dan di baliknya dia memakai kaus berwarna putih bersih. Saat itu aku duduk di bangku tengah baris depan, mendongak ke arahnya. Dia memegang sebuah buku, jari-jari tangannya dipenuhi debu kapur berwarna merah, putih, dan kuning.


    Ketika dia membaca lantang di kelas, muka, tangan, serta bukunya berada tepat di atasku. Alhasil, air liurnya tidak berhenti menyemprot wajahku. Aku harus berulang-ulang
    mengangkat tangan dan menyeka air liur di muka. Dia menyadari bahwa air liurnya menyemprot mukaku. Pada detik-detik saat air liurnya terbang ke arahku, mataku mengedip tegang. Kulihat dia berhenti membaca, lalu meletakkan buku. Dia berjalan melingkari podium, menghampiriku.


    Kemudian, dia mengulurkan tangan kanannya yang berkapur ke arah mukaku, mengelap-ngelap, seolah-olah membersihkannya. Setelah itu, dia berbalik badan ke arah
    podium, mengambil buku. Membaca kembali dengan lantang, kali ini dia sambil berjalan mengitari ruang kelas. Dia memang telah membersihkan mukaku dari air
    liur. Namun, akibat tangannya yang berkapur, mukaku dipenuhi kapur merah, putih, dan kuning. Ruang kelas sontak dipenuhi suara desisan, cekikikan, dan gelak tawa
    karena mukaku penuh warna-warni seperti seekor kupukupu. Pada saat yang sama, pembacaan sampai pada sebuah idiom berbunyi “seperti tikus bernyali kecil”. Dia lantas
    menurunkan buku, meletakkan di atas paha, dan berkata, “Apa arti seperti tikus bernyali kecil? Inilah sebuah idiom untuk menggambarkan orang yang nyalinya kecil seperti
    tikus ….”


    Setelah guru kami selesai berbicara, mulutnya masih terbuka. Dia tampak masih ingin mengatakan sesuatu: “Misalnya ….”
    Matanya menyapu ke sekeliling kelas, mencari hal untuk dibandingkan. Guru kami paling suka membuat perbandingan. Saat berbicara tentang “lincah dan bersemangat”, dia menyuruh Lu Qianjin berdiri, “Seperti Lu Qianjin, yang sangat lincah dan bersemangat. Seolah-olah ada tongkat jerami yang tertancap di bokongnya sehingga dia tidak bisa duduk diam.” Lalu, ketika berbicara tentang “berbagi banyak kesamaan”, dia akan membuat Zhao Qing berdiri. “Misalnya, Zhao Qing, mengapa dia begitu sengsara? Itu karena ayahnya sudah meninggal.

    Tanpa ayahnya berbagi kebahagiaan, bagaimana mungkin dia bisa bahagia?” Guru kami sering membandingkan seperti ini:
    “Misalnya Song Hai ... misalnya Fang Dawei ... misalnya Lin Lili ... misalnya Hu Qiang ... misalnya Liu Jisheng ... misalnya Xu Hao ... misalnya Sun Hongmei ....”
    Kali ini dia melihatku dan berkata, “Yang Gao.” Ketika mendengar namaku disebut, aku langsung berdiri. Dan setelah memandangku beberapa saat, dia menggoyangkan tangan seraya berkata, “Duduklah.” Aku pun duduk. Kemudian, guru kami mengetukkan jari di podium dan berkata, “Murid yang takut harimau, silakan angkat tangan.”

    Semua siswa di kelas mengangkat tangan. Setelah melihat itu, dia berkata, “Turunkan tangan kalian.” Kami semua menurunkan tangan, lalu guru kami
    mulai mengatakan hal lain, “Murid yang takut anjing, angkat tangan.”

    Aku mengangkat tangan, lalu mendengar tawa kecil dari teman-teman. Kulihat semua murid perempuan mengangkat tangan, tetapi tidak ada siswa laki-laki selain
    diriku yang mengacung. Lantas, guru kami bilang, “Baik, turunkan tangan kalian.” Aku dan teman-teman menurunkan tangan lagi, dan guru kami melanjutkan perkataannya, “Murid yang takut angsa, silakan mengangkat tangan.”

    Aku kembali mengangkat tangan, lalu mendengar suara tawa yang keras. Kali ini aku menyadari bahwa akulah satu-satunya murid yang mengangkat tangan, bahkan
    murid perempuan pun tidak ada yang mengacungkan jarinya. Semua teman sekelasku tertawa dengan mulut terbuka lebar. Hanya guru kami yang tidak tertawa. Baru saat
    dia menggebrak podium dengan keras akhirnya semua murid terdiam. Matanya menghadap ke depan. Dia tidak menatapku, hanya bilang, “Baik, silakan turunkan.”

    Aku menurunkan tanganku. Kemudian matanya beralih kepadaku, dan dia berkata, “Yang Gao.” Aku berdiri dan melihatnya mengulurkan tangan,
    menunjuk ke arahku seraya berkata, “Misalnya, Yang Gao, dia bahkan takut pada angsa ....”
    Setelah mengatakan itu, dia berhenti sejenak, dan kemudian dengan jelas dan keras bilang, “Yang Gao-lah yang ‘seperti tikus bernyali kecil’ itu ....”

    ***

    Resensi

    Spesifikasi Produk

    SKU BT-045
    ISBN 978-602-291-914-8
    Berat 250 Gram
    Dimensi (P/L/T) 13 Cm / 21 Cm/ 0 Cm
    Halaman 188
    Jenis Cover Soft Cover

    Produk Yu Hua

















    Produk Rekomendasi