Buku ON (REPUBLISH) MOVE… - JAMIL AZZAINI | Mizanstore
Ketersediaan : Tersedia

ON (REPUBLISH) MOVE YOURSELF

    Deskripsi Singkat

    Dalam hidup, kita selalu ingin bisa menyelesaikan masalah yang dihadapi, baik menyangkut keuangan, jodoh, jabatan, dan keluarga. Cukup menekan tombol ON saja, kita sebenarnya bisa mengatasi segudang masalah. Di buku ini, saya mengusulkan cara menekan tombol ON tersebut. Terbukti dan teruji. Apabila Anda telah membaca habis seluruh isi buku ini,… Baca Selengkapnya...

    Rp 85.000 Rp 50.000
    -
    +

    Dalam hidup, kita selalu ingin bisa menyelesaikan masalah yang dihadapi, baik menyangkut keuangan, jodoh, jabatan, dan keluarga. Cukup menekan tombol ON saja, kita sebenarnya bisa mengatasi segudang masalah. Di buku ini, saya mengusulkan cara menekan tombol ON tersebut. Terbukti dan teruji.

    Apabila Anda telah membaca habis seluruh isi buku ini, lakukanlah step ON sepenuh hati, dan jalani selama 30 hari tanpa jeda atau meleset sehari pun. Rasakan sebuah lompatan mental yang akan Anda alami. Saya berdoa, ada sebuah keajaiban terjadi dalam hidup Anda. Catatlah lompatan mental dan keajaiban tersebut, lalu kirim melalui e-mail: [email protected]. Ada kejutan dari saya menanti Anda!


    “Saya sesekali doang baca tulisannya Kakek Jamil, dah move on.
    Apalagi baca satu buku ini. Met move on.”
    Ustad Yusuf Mansur, penggagas PayTren

    Tentang JAMIL AZZAINI

    JAMIL AZZAINI

    Inspirator SuksesMulia, julukan itu diberikan oleh rekan-rekannya didasari oleh kepiawaiannya mendorong orang untuk selalu meraih kehidupan terbaik: Sukses Mulia. Sukses adalah orang yang memiliki 4-ta (harta, takhta, kata, dan cinta) yang tinggi, 4-ta itu diperoleh dengan memperhatikan etika dan agama yang dianutnya. Sementara, mulia adalah memanfaatkan 4-ta yang sudah diperoleh untuk memberi manfaat kepada orang-orang di sekitarnya.

    Sejak 2004, Jamil bergabung dan mengembangkan PT Kubik Kreasi Sisilain bersama Farid Poniman dan Indrawan Nugroho yang telah merintis usaha itu sejak 1999. Bersama dua rekannya itu pula dia menulis buku Kubik Leadership pada akhir 2005 dan hingga kini sudah naik cetak belasan kali. Buku yang diterbitkan oleh Penerbit Gramedia pada Juni 2010 tersebut juga telah dicetak dalam bahasa Melayu di Malaysia.

    Pria kelahiran Purworejo, Jawa Tengah, 9 Agustus 1968 ini menempuh jenjang pendidikan formal sarjana (S-1) dan magister (S-2) di Institut Pertanian Bogor (IPB). Sejak 1995, Jamil Azzaini juga menjadi pembicara publik dengan berbagai tema, khususnya pengembangan diri, spiritualitas, kewirausahaan, dan pemberdayaan masyarakat. Mulai 2004, Jamil fokus memberikan training maupun seminar Personal Development di berbagai perusahaan atau instansi di Brunei Darussalam, Filipina, Hong Kong, Makau, Singapura, Mesir, Jepang, Arab Saudi, Australia, dan Amerika Serikat.

    Sejak 2008, Jamil juga giat mengader para trainer melalui lembaga yang dia bentuk, Akademi Trainer. Institusi ini khusus mendedikasikan diri hanya untuk public speaking dan training for trainer (TFT). Peserta public speaking adalah leader, manajer, dokter, owner, entrepreneur, calon trainer, dan mereka yang ingin memiliki kemampuan bicara di depan publik. Sementara, untuk TFT, pesertanya hanya para trainer. Kegemarannya melahirkan trainer inilah yang membuat dia dipanggil oleh teman-temannya dengan sebutan “kakek” di media sosial. Alasannya karena dia adalah kakeknya alias mbahnya para trainer.

    Beberapa perusahaan telah mendapatkan inspirasi dari Jamil Azzaini, seperti Bank Indonesia, Bank Mandiri, BRI, BRI Syariah, BNI 46, BNI Syariah, BCA, CIMB Niaga, Bank BTN, Bank Artha Graha, Bukopin, Bank Danamon, Bank DKI, Bank Mega Syariah, Bank BPD Kalbar, Bank Syariah Mandiri, Bank Permata, BII, BPD Kalsel, Bank Sulut.

    Di instansi pemerintahan dan BUMN, seperti Pertamina, Telkom, Perusahaan Gas Negara, Askes, Jasa Raharja, Jiwasraya, Pelindo-2, Elnusa, Suco?ndo, Surveyor Indonesia, Pupuk Kaltim, Perum Peruri, Pos Indonesia, Lido Resort, Permodalan Nasional Madani, Adhi Karya, PLN, Yellow Pages, Rajawali Nusantara Indonesia Group, Kementerian Perhubungan, Departemen Pendidikan Nasional, Meneg BUMN, Perum Pegadaian, Peti Kemas Surabaya, Bahana Securities, PTPN X, BP-Migas, PT Pupuk Kujang, Pupuk Iskandar Muda, Departemen Keuangan, Dirjen Pajak.

    Sedangkan perusahaan swasta, seperti Bakrie & Brothers, Bakrie Telecom, Nuticia, Aqua, Yamaha, Astra Honda Motor, Sony, Pama Persada, Jaya Board, Ericsson Indonesia, Samudera Indonesia, Holcim, ACT, B Braun, Tripatra, Diebold, MNC, Kompas Gramedia Group, Santika, Rumah Sakit Harapan Kita, Sun Life Financial Indonesia, Sari Husada, Arutmin, Kuala Pelabuhan Indonesia, Sumarecon, AIG Life, Jaya Group, Chevron, HM Sampoerna, Indika Group, Oto Finance, Adira Finance, Kosgoro, Abacus, Jakarta International Container Terminal (JICT), Good Year, Tunas Toyota, Asuransi Tugu Pratama, Sharp Indonesia, Tupperware, Rajawali Plantations, AXA Mandiri, Asuransi Astra Buana, Dipo Star, Lintasarta, Mega Auto Finance, Mega Credit Finance, United Tractor, Auto 2000, Trac, Senayan City, Indofood, Tempo Group, Tately, serta puluhan perusahaan lainnya.

    Hingga saat ini, Jamil Azzaini sudah menulis 7 buku yang semuanya Bestseller:
    1. Kubik Leadership, 2005, Gramedia, Jakarta.
    2. Menyemai Impian Meraih Sukses Mulia, 2008, Gramedia, Jakarta.
    3. Tuhan, Inilah Proposal Hidupku, 2009, Gramedia, Jakarta.
    4. DNA SuksesMulia, 2010, Gramedia, Jakarta.
    5. Makelar Rezeki, 2012, Mizania, Bandung.
    6. ON, 2013, Mizania, Bandung.
    7. Marry Me or Never!, 2014, Mizania, Bandung.
    8. SuksesMulia Story, 2015, Gramedia, Jakarta.
    9. A Tribute, 2015, Mizania, Bandung.
    10. Speak to Change, 2015, Gramedia, Jakarta.

    Sebagai bentuk kepeduliannya kepada masyarakat dalam rangka menuju peradaban yang lebih baik, Jamil bersama dua sahabatnya, Farid Poniman dan Indrawan Nugroho, membuat Komunitas SuksesMulia yang saat ini sudah berada di 23 provinsi di Indonesia dan gencar melakukan pemberdayaan terhadap kearifan lokal untuk kemaslahatan masyarakat.

    Karena kegiatannya, banyak media massa yang meliput dan pernah menjadikan Jamil Azzaini sebagai bintang tamu dan pengisi acara tetap, seperti RCTI, Metro TV, Voice of America (VoA), ANTV, TransTV, TVRI, TV One, Sindo Trija
    ya FM, SMART FM, Pas FM, Sonora, JJFM, Sindo TV, DD FM, QTV, Kompas, Republika, Intisari, Koran Tempo, Jawa Pos, Majalah Garuda, Radar Jogja, Kedaulatan Rakyat, Tribun Riau, Sumatera Post, Paras, Radar Lampung, Tabloid Nova, Majalah Excellent, Majalah Elshinta, Majalah Quality, Lampung Post. Inspirasinya bisa didengar, tiga kali sehari, di jaringan Sindo Trijaya di seluruh Indonesia.[]




    Keunggulan Buku

    • Buku On: Move Yourself ditulis oleh seorang motivator.
    • Isi buku ini berasal dari pengalaman sehari-hari yang mudah dipratikkan oleh siapa saja, terutama yang ingin move on.
    • Berisi tentang pentingnya kolaborasi untuk suatu tujuan tertentu.
    • Kiat praktis mengembangkan diri.

     

     


    Move-ON:
    Sebuah Pengantar

    Move on itu artinya bergerak, berpindah dari sebuah situasi ke situasi yang lainnya. Perpindahan ke arah yang lebih tinggi, berkelas, bermartabat, alias lebih baik. Jika saat ini Anda sedang mengalami galau yang luar biasa, boleh jadi karena utang yang menumpuk, keluarga yang berantakan, setiap hari adu mulut dengan orang-orang di sekitar Anda, karier yang juga tidak naik, bisnis yang stagnan, keuangan yang selalu pas-pasan, target yang tidak tercapai, hidup yang rutin dan menjemukan, rumah tangga yang hambar tanpa rasa, itu tandanya Anda harus segera move on.

    “Ah, saya tidak mengalami hal-hal yang disebutkan tadi. Hidup saya enjoy, tenang dan bahagia, serta baik-baik saja. Berarti saya tidak perlu move on, dong?” Salah, Anda juga perlu move on. Dunia di sekitar kita akan selalu berubah. Bahkan, tubuh kita pun mengalami perubahan tanpa kita mampu menghentikannya. Coba Anda becermin; dibandingkan dengan 10 tahun yang lampau, apakah masih tetap sama?


    DUNIA DI SEKITAR KITA AKAN SELALU
    BERUBAH.


    Semua yang ada di dalam diri kita dan di sekitar kita berubah begitu dinamis dan sangat cepat. Apabila tidak move on, Anda akan tertinggal, bahkan mungkin dilindas oleh perubahan itu sendiri. Tidak ada kemajuan yang bisa Anda raih tanpa melakukan perubahan. Move on diperlukan oleh siapa pun: Anda, saya, dan siapa pun yang ingin keberadaannya di dunia ini tidak sia-sia.

    Sebab, hidup itu seperti kita mengayuh sepeda. Untuk membuatnya tetap seimbang, kita harus move on, demikian kata Albert Einstein. Bila kita berhenti mengayuh, sepeda akan jatuh. Bila Anda tak mau berubah, dunia akan tetap berubah dan nasib Anda akan tertinggal, bahkan mungkin Anda akhirnya akan menjadi barang rongsokan yang bernilai rendah dan dicampakkan di tempat sampah. Saat tua, Anda hanya menjadi beban bagi orang-orang di sekitar Anda.


    Ciri hidup itu adalah berubah dan bertumbuh. Jadi, bila Anda hanya diam dan tak mau berubah, sesungguhnya Anda telah mati. Secara biologis, Anda masih hidup, tetapi sesungguhnya kehidupan Anda telah mati sebelum jasad Anda terbujur kaku di dalam bumi.


    CIRI HIDUP ITU ADALAH BERUBAH DAN
    BERTUMBUH.

     
    Ketika terbiasa hidup dengan rutinitas, Anda mulai terjebak menjadi seperti robot yang mekanistik. Beraktivitas tak perlu lagi berpikir dan tak menggunakan nurani. Saat itulah sebenarnya kehidupan Anda telah mati, walau memang Anda masih disebut makhluk hidup.

    Banyak orang yang punya tradisi “monkey see, monkey do”. Mereka hanya meniru, copy paste, dari generasi sebelumnya atau dari para seniornya. Orang-orang seperti ini tak memiliki keberanian melakukan terobosan baru, mencoba hal-hal yang baru. Mereka khawatir melanggar pakem yang ada. Walaupun pekerja keras, mereka tak akan pernah mampu bersaing dengan generasi baru yang lebih trengginas.

    Perubahan itu sendiri hadir sesungguhnya tidak selalu membawa kepada hal-hal yang mudah, indah, dan menyenangkan. Itulah sebabnya kebanyakan orang enggan melakukan perubahan alias enggan move on. Bagaimanapun risiko serta perasaan tidak nyaman tersebut, Anda tidak bisa menolak kehadiran perubahan. Tinggal Anda memilih untuk berubah menuju kemajuan ataukah diam yang berarti kemunduran.

    Lalu, apa yang harus dilakukan agar kita bisa berhasil mengatasi perubahan yang akan selalu datang?

    Sebuah situs pengembangan diri, livestrong.com, menuliskan hal yang perlu kita persiapkan agar mampu mengatasi perubahan-perubahan yang selalu hadir dalam kehidupan kita.

    Pertama, mendeteksi diri apakah kita sudah mengalami perubahan yang signi?kan menuju arah yang sesuai atau malah mengalami penurunan dalam perubahan. Kita ketahui bahwa perubahan adalah bagian dari kehidupan yang tidak bisa kita elakkan. Dengan mendeteksi, kita akan semakin mampu menyetel adaptasi diri dan tumbuh dari setiap perubahan yang datang ke dalam hidup kita.

    Kedua, set up ulang diri kita mengikuti perubahan dari luar dengan cara perlahan-lahan mengubah kebiasaan dan segala sesuatu yang diperlukan. Mulailah dengan mencicilnya sedikit demi sedikit, hingga pada akhirnya kita sepenuhnya berubah mengikuti alur irama yang baru.

    Untuk bisa mendeteksi diri, Anda dapat menggunakan 4-ON sebagai alat deteksi diri yang efektif. Lalu, lakukan set up ulang diri dengan menyalakannya. Apa itu 4-ON?

    Di langit banyak bintang. Di antara bintang ada yang paling terang, itulah visi-ON. Di dalam hidup, Anda punya banyak keinginan. Di antara keinginan itu ada yang paling besar yang ingin Anda wujudkan, itulah visi-ON. Temukanlah vision hidup Anda, maka ia akan menjadi bahan bakar dan energi dalam hidup Anda.

    Tanpa menemukan visi hidup, Anda tidak tahu harus berbuat apa. Ibaratnya, Anda bepergian, tetapi tidak tahu harus pergi ke mana. Apa yang terjadi? Pasti Anda hanya berputar-putar tak tentu arah. Atau, kalaupun Anda mempunyai resolusi tahunan, mungkin hanya sebatas membuat dan mendeklarasikannya, tetapi tanpa energi dan ruh di dalamnya. Akhirnya, Anda hanya semangat di awal tahun, tetapi tanpa hasil yang bisa Anda banggakan di akhir tahun. Dan itu berulang sepanjang tahun.

    Vision saja tidak cukup, Anda juga harus acti-ON. Namun, sadarilah, waktu yang tersedia di dunia ini sangatlah terbatas, maka harus ada skala prioritas dalam melakukan action, mana hal yang harus kita kerjakan terlebih dahulu dan mana yang tidak, mana yang boleh dilakukan dan mana yang tidak boleh. Kebanyakan orang salah menentukan action karena salah pula menentukan acuan dalam prioritas. Dampaknya, kehidupannya akan semakin terbelit oleh masalah yang tidak pernah selesai, bahkan membesar dan siap menggelinding menghancurkan dirinya.

    Dengan memiliki vision yang menantang, action Anda pun sangat jelas dan terarah. Action yang tidak berhubungan dengan vision harus Anda jauhi. Anda harus berani berkata “tidak” untuk ajakan action yang menjauhkan diri Anda dari tercapainya vision. Begitu pun dalam hidup saya, semua action yang saya lakukan adalah dalam rangka mewujudkan vision saya.

    Action yang cerdas dalam rangka mewujudkan vision adalah action yang sesuai dengan passi-ON. Gabungan vision, action, dan passion akan menghasilkan karya berkualitas yang bisa Anda banggakan. Hidup Anda pun lebih berenergi, dinamis, dan selalu kreatif menciptakan hal-hal baru. Hidup Anda benar-benar menjadi lebih hidup.

    Waktu yang tersedia jauh lebih sedikit dibandingkan dengan peluang kebaikan yang tersebar di muka bumi. Agar menghasilkan karya yang berarti, lakukanlah action yang sesuai dengan passion. Setiap orang pasti punya passion, maka temukanlah passion Anda. Passion itu sesuatu yang Anda enjoy banget, asyik banget ..., sehingga Anda rela mengorbankan waktu, tenaga, dan dana untuk melatihnya.

    Segera temukan passion Anda dan bergeraklah sesuai passion itu. Hidup hanya sebentar, jangan lakukan action yang tidak Anda nikmati, apalagi menyiksa Anda. Bila bekerja tidak berdasarkan passion, Anda akan melakukannya seperti zombi atau mayat hidup. Hidup Anda tidak bergairah. Hanya rutinitas yang berjalan dan tak terasa Anda sudah berada di penghujung usia.

    Sebagai makhluk sosial, move on yang kita lakukan akan bertahan lama dan mengalami percepatan bila kita melakukan collaborati-ON dengan berbagai komponen yang ada. Collaboration terbaik diawali dari rumah bersama pasangan hidup Anda. Setelah itu, Anda pun perlu menetapkan siapa partner sukses Anda. Bergurulah kepada orang yang bisa membantu tercapainya vision Anda. Berguru pula kepada orang yang ahli untuk mengasah passion Anda.

    Jangan lupa, bergabunglah dengan komunitas-komunitas yang seirama dengan vision, action, dan passion Anda. Tanpa collaboration, energi Anda akan cepat meredup. Mengapa? Sebab, sumber energi dan semangat itu datang dari diri sendiri dan juga dari lingkungan pergaulan. Gabungkan dua sumber energi itu agar menjadi kekuatan yang dahsyat.


    SUMBER ENERGI DAN SEMANGAT ITU
    DATANG DARI DIRI SENDIRI DAN JUGA
    LINGKUNGAN PERGAULAN.


    Ayo, segera move on dengan 4-ON! Dan, pastikan move on Anda menjadikan hidup Anda lebih berkelas dan bermartabat di dunia dengan terus berharap mendapat tempat terhormat di akhirat. Di dalam bab-bab selanjutnya, Anda akan mengetahui penjelasan dari empat ON tersebut secara lebih gamblang. Dan, di akhir buku ini, saya tantang Anda untuk mengaplikasikannya bersama.

    Insan SuksesMulia, sesungguhnya Dia menciptakan kita bukan untuk menjadi “sampah” dan beban bagi orang-orang di sekitar kita. Kita diciptakan untuk menjadi khalifah atau pengatur dan penguasa alam semesta dan semua itu bisa terwujud bila Anda Move-ON. Percayalah.[]

     

     

    Resensi

    Spesifikasi Produk

    SKU UB-472
    ISBN 978-602-418-177-2
    Berat 280 Gram
    Dimensi (P/L/T) 16 Cm / 24 Cm/ 0 Cm
    Halaman 236
    Jenis Cover Soft Cover

    Produk JAMIL AZZAINI

















    Produk Rekomendasi