"Wahai yang Maha Hidup, wahai yang Maha Berdiri Sendiri. Dengan rahmat-Mu aku memohon pertolongan ... Perbaikilah untukku segala urusanku dan janganlah Engkau serahkan aku kepada diriku sendiri walau dalam sekejap mata." -hal.97
Banyak hal-hal yang baru saya ketahui setelah membaca buku ini. Buku ini terasa menenangkan sekaligus menampar kesadaran.
Pembaca diajak untuk memetik hikmah dari manapun. "Hikmah adalah milik orang Mukmin yang hilang. Di mana saaja dia menemukannya, maka ambillah." (H. Tirmidzi). Buku ini disusun dalam 5 bab, yaitu:
1. Memetik hikmah dari Al Qur'an
2. Memetik hikmah dari para Nabi
3. Memetik hikmah dari para Arif
4. Memetik hikmah dari manusia
5. Memetik hikmah dari kematian
Buku ini sangat cocok dibaca oleh siapa saja yang sedang galau dan mencari makna di balik ujian hidup.