Buku Menghilang, Menemukan Diri… - Fahruddin Faiz | Mizanstore.com

(0) KERANJANG

Rp 0
Menghilang, Menemukan Diri Sejati
Rp 79,900
15% Rp 94,000

Deskripsi

“Hanyut, lebur, dan asyik-masyuk. Itulah yang saya alami saat membaca buku Menghilang, Menemukan Diri Sejati karya Dr. Fahruddin Faiz. Buku ini tidak hanya menyuguhkan pemikiran para filsuf atau pandangan filsafat tentang kehidupan, tetapi juga menuntun pembaca berfilsafat. Pembaca diajak untuk berefleksi mengenai diri dan kedirian dalam proses ‘menjadi’ manusia, serta ‘memaknai’ hidupnya. Saya yakin, buku ini akan diminati khalayak luas karena pembahasannya terkait erat dengan keseharian. Ditambah lagi, Dr. Faiz berhasil mengemas hidangan filsafat dengan gurih dan renyah, membuat buku ini sangat layak disantap oleh siapa pun yang ingin menyelami dirinya. Selamat membaca, selamat mengada!”

--Wa Ode Zainab Zilullah ToresanoPh.D. Candidate, Co-Founder Zona Nalar

 

***

Apa tujuan hidup kita? Apa makna keberadaan kita? Barangkali itulah pertanyaan lestari yang mengekor hidup manusia. Dan sering kali, realitas hidup, kesibukan mulai dari bangun tidur hingga tidur lagi, justru membuat kita menjauh dari menemukan jawaban pertanyaan itu—menjauh dari makna hidup, membuat hidup kian terasa hampa. 

Lantas, bagaimana mencegah kehilangan makna diri dan hidup kita itu? Menjauh dari keramaian, mengasingkan diri, meninggalkan hal-hal duniawi? Sedangkan peran utama dan pertama-tama yang diberikan Sang Pencipta kepada kita adalah sebagai khalifah, wakil-Nya?

Menghilang, Menemukan Diri Sejati, mengajak pembaca menjelajahi dan memahami diri dari berbagai perspektif, demi mendapatkan dan menghidupkan makna-makna yang menjadi kompas kita menjalani hidup. “Menghilang” bukan berarti menceraikan dunia, melainkan justru melebur, terlibat penuh ke dalam berbagai persoalannya. “Menghilang” berarti mengesampingkan ego dan kepentingan diri—menyadari sepenuhnya misi penciptaan yang diembankan kepada setiap manusia, yaitu menjadi rahmat bagi semesta.

Spesifikasi

SKU  :  NA-237
ISBN  :  9786232423039
Berat  :  320 gram
Dimensi (P/L/T)  :  14 cm/ 21 cm/ 2 cm
Halaman  :  320
Tahun Terbit  :  2022
Jenis Cover  :  Soft Cover

Ulasan

Abdul Hadi
Abdul Hadi 15-01-2026 19:38:57
MENGHILANG, MENEMUKAN DIRI SEJATI | Fahruddin Faiz | Penerbit Noura Books | Mei 2022 | 320 Hal | Non Fiksi |

- Pada Buku “Menghilang, Menemukan Jati Diri” ini menarik, karena berupa bunga rampai berbagai aliran filsafat yang diceritakan berdasarkan tokoh filsuf yang membangun teori tersebut. Konsep filsafat yang dibahas juga tidak hanya berasal dari filsafat barat, tapi juga filsafat timur. Tiga bab pertama membahas filsafat barat, dan sisanya membahas filsafat timur. Tidak ada penilaian penulis terhadap konsep-konsep yang dibahas, penulis murni hanya menjabarkan konsep-konsep tersebut. Bahkan dalam satu paragraf, penulis menyerahkan kembali kepada pembaca untuk mengadopsi konsep yang mana. Pesan dari penulis, ambil yang baiknya saja.

- Ada beberapa petikan paragraf yang saya suka dari buku ini. Petikan yang menggelitik tapi di saat yang sama juga mengingatkan kita untuk bisa lebih slow dalam berkehidupan. “ Di sekeliling kita ini, banyak orang yang ingin eksis tetapi bukan dengan cara memperbaiki dirinya – sebagaimana saran Camus-tetapi dengan cara menjatuhkan orang lain. Eksistensi dia tergantung pada jatuhnya orang lain. Berhati-hatilah menghadapi orang semacam ini. “

- Buku ini yang memuat konsep-konsep filsafat, tapi dikemas dalam bahasa yang mudah dipahami dan bahkan bisa menjadi jembatan bagi mereka yang tertarik untuk mendalami konsep-konsep filsafat. Pengenalan konsep filsafat dalam buku ini membuat kita tidak kebingungan akan filsafat itu sendiri. Karena, biasanya kita tahu filsafat itu sulit atau menggunakan bahasa-bahasa yang sulit, tapi Pak Fahruddin pandai meramu tulisannya sehingga tulisan terasa mengalir tanpa menghilangkan maknanya.

“ Hidup yang tidak diuji adalah hidup yang tidak ada artinya. Hidup yang tidak ada harganya. Ketika kita belum menguji kebenaran hidup kita, sebenarnya kita tidak paham dengan kebenaran yang kita percaya itu. “ ( Fahruddin Faiz )

Penulis Ulasan : Choirul Anam ( IG : @Rintisan_semu )