Deskripsi
Gaya hidup modern, di samping menawarkan berbagai kenikmatan dan kemudahan hidup, kerap membuahkan dehumanisasi. Banyak manusia seolah kehilangan kemanusiaannya, kehilangan fitrahnya—khususnya dimensi spiritual.
Lalu, seolah merespons fenomena itu, tak sedikit yang kemudian secara ekstrem memilih "jalan spiritual", sampai-sampai memancang visi lenyapnya diri dan tak lagi peduli dengan situasi duniawi. Tugas manusia sebagai khalifah pun jadi terabaikan.
Buku ini membahas sekaligus fitrah kemanusiaan dan tanggung jawab kehambaan. Dengan pembahasan yang populer dan bahasa yang ringan, penulis mengajak pembaca mengenali mandat manusia di muka bumi ini: menjadi manusia, sekaligus menjadi hamba.
Spesifikasi
| SKU | : | NA-223 |
| ISBN | : | 9786232421547 |
| Berat | : | 320 gram |
| Dimensi (P/L/T) | : | 14 cm/ 21 cm/ 2 cm |
| Halaman | : | 312 |
| Tahun Terbit | : | 2020 |
| Jenis Cover | : | Soft Cover |
Ulasan
- Pada Buku “ MENJADI MANUSIA MENJADI HAMBA " merupakan genre non fiksi agama islam yang menjelaskan pemahaman makna tentang manusia. Di buku ini pihak penulis membagi 3 bagian yaitu tentang manusia, waktu dan penghambaan. Hal yang menjadi cukup menarik pada buku ini yakni tidan hanya menyampaikan aspek sudut pandang atau pemikiran dari filsuf atau sufi dari kalangan muslim, tetapi juga banyak dari filsuf barat.
- Makna dari aspek ilmu filsafat tentang manusia pihak penulis menjelaskan 3 hal yaitu manusia adalah tujuan akhir penciptaan, manusia adalah mikrokosmos, dan manusia adalah cermin Tuhan. Banyak filsuf muslim menyebut manusia adalah mikrokosmos. Kita adalah alam semesta dalam bentuk mini. Pada hakekatnya manusia adalah makhluk spiritual, makhluk ilahi yang diturunkan ke bumi. Kita adalah wakil Allah, khalifah di muka bumi. Maka... Lihat selengkapnya


